Wali Kota BTM Ajak Aparatur Sipil Negara Tidak  Terlibat Kampanye

0
412
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM. (Elsye Sanyi / HPP)
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM. (Elsye Sanyi / HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 pasal 2 huruf f tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak pada kepentingan siapapun.

 

Untuk itu kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM tegaskan agar tidak  melibatkan diri dalam kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

 

“Saya imbau ASN Kota untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Tahun ini saya akan menegakkan aturan ASN agar tidak terlibat dalam kampanye kandidat gubernur mengenakan atribut ASN. Baik itu teman, atasan ataupun saudara, tidak ada toleransi dalam menegakkan aturan yang ada,” ujar  Wali Kota , Benhur Tomi Mano,  dalam arahannya saat memimpin Apel Gabungan di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (12/2).

 

Selain itu,  ia berharap agar ASN harus bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). “Saat ini medsos sudah menjadi medium yang cukup bebas sehingga tidak ada batasan bagi siapa saja untuk memposting postingannya. Saya imbau agar ASN tidak terlibat dalam kampanye pilkada 2018, khususnya berfoto ria bersama kandidat gubernur pada saat diundang dalam ceramah atau diskusi dalam seminar dan kemudian meng-uploadnya,” ujarnya.

 

Oleh sebab itu,  Wali Kota menginstruksikan kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Jayapura untuk menampilkan poin-poin penting Peraturan Menteri Aparatur Negara agar semua ASN tidak ada alasan untuk tidak mengetahui aturan tersebut.

 

Ia juga berharap agar ASN dapat mematuhi dan mengikuti aturan tersebut. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here