Koalisi Papua Bangkit II Wilayah Tabi Dukung Lukmen

0
465
Klemen Tinal saat membawakan sambutan dalam kegiatan tersebut. (Irfan/ HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Partai koalisi pendukung Papua Bangkit II yang ada di Wilayah Tabi/Mamta menyatakan kompak dan solid mengerahkan dukungan untuk pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen), kendati di Wilayah Tabi/Mamta ini pasangan Lukmen diprediksi sulit memenangi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak Tahun 2018 di Provinsi Papua.

Kesepakatan untuk terus mendukung Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen) dirumuskan pada rapat atau pertemuan akbar partai koalisi Papua Bangkit Jilid II, yang digelar di Pendopo Boy Eluay, Jalan Biesteur Post, Kampung Sereh, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Senin (12/2/2018) sore.

“Ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan dari hasil pertemuan akbar tersebut, yakni partai politik pengusung Papua Bangkit II itu terdiri atas sembilan (9) partai politik yaitu Partai Demokrat, Golkar, NasDem, Hanura, PAN, PKB, PKS, PKPI dan PPP tetap kompak dan solid mendukung pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen),” kata Ketua Tim Koalisi Partai Pengusung Papua Bangkit II, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, kepada wartawan usai pertemuan.

Mathius Awoitauw menjelaskan, bahwa pertemuan ini untuk mendengar dari seluruh ketua-ketua tim kampanye yang tergabung dalam koalisi Papua Bangkit II di Wilayah Tabi/Mamta, yang meliputi Keerom, Sarmi dan Kabupaten/Kota Jayapura.

Para perwakilan dari partai koalisi pendukung Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen) menggelar rapat atau pertemuan akbar, di Pendopo Boy Eluay, Jalan Biesteur Post, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (12/2/2018) sore. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

“Nah, kita coba mendengar laporan dari ketua-ketua tim kampanye. Nah, rata-rata mereka ini adalah kepala daerah maupun mantan kepala daerah. Tadi (kemarin sore) mereka sudah sampaikan seperti dari Sarmi yang di laporkan langsung oleh Ketua Tim Kampanye Demianus Kyeuw-Kyeuw (mantan Bupati Mamberamo Raya), kemudian dari Keerom yang di laporkan oleh Plt Bupati Keerom Muh. Markum,” ucapnya.

“Sedangkan dari Kota Jayapura itu diwakili oleh Abisai Rollo, yang mana ketua timnya adalah Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, M.M., dan dari Kabupaten Jayapuura dilaporkan langsung oleh Ketua Tim Giri Wijayantoro,” sambung Mathius Awoitauw yang juga Bupati Jayapura.

Lebih lanjut Mathius menjelaskan, pernyataan dari para ketua tim kampanye ini bahwa situasi disetiap Kabupaten/Kota itu sudah tidak ada masalah.

“Jadi, mereka nyatakan sudah tidak ada masalah di setiap daerah masing-masing. Semua sudah oke dan semua untuk kemenangan pasangan Lukmen. Yang penting hari ini (kemarin) kita mau mendengar kesiapan tersebut dan mereka sudah nyatakan siap. Tinggal hanya benahi mesin partainya masing-masing, kemudian itu bisa membentuk tim koalisi yang kuat di setiap Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Pertemuan akbar partai pendukung Koalisi Papua Bangkit Jilid II itu juga dihadiri bakal calon (Balon) Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, para pengurus partai pengusung Lukmen di Wilayah Tabi/Mamta seperti NasDem, Partai Demokrat, Golkar, PKS, Hanura, PPP dan PKB serta para anggota DPRD Kabupaten/Kota di Wilayah Tabi/Mamta.

“Dengan demikian, kita terus dorong dari provinsi untuk konsolidasi di Kabupaten/Kota yang ada di Wilayah Tabi. Nah, dari pernyataan mereka (ketua tim kampanye) sudah jelas bahwa jika Pilkada 2018 dilakukan itu Tabi sudah 80 sampai 90 persen kemenangan untuk Lukmen. Tinggal sekarang bagaimana situasi ini kita merawat dan terus menjaganya menuju 27 Juni 2018 mendatang,” paparnya.

Sebelumnya, bakal calon (Balon) Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua, Klemen Tinal yang sempat menghadiri pertemuan akbar tersebut kepada wartawan mengatakan, jika pihaknya ingin bertempur pada Pilkada Provinsi Papua tahun 2018 ini maka harus optimis untuk menang.

“Jadi, harus percaya bahwa kita pasti bisa menang. Karena kita harus yakin 80 sampai 90 persen untuk meraih suara di Wilayah Tabi. Tidak mungkin 100 persen, karena 10 persen itu merupakan wewenang Tuhan Allah. Yang mana, 80 persen itu adalah usaha dan kiat-kiat kita sebagai manusia lewat relawan, koalisi dan simpatisan lainnya. Hal itu adalah target kita dari pasangan Lukmen, karena target itu harus digantungkan setinggi langit untuk meraih kemenangan,” ucapnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here