Anggota Komisi I DPR Papua, Laurensuz  Kadepa, saat diwawancara. (Fransisca/LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Anggota Komisi I DPR Papua, Laurensuz  Kadepa menyampaikan himbauannya bahwa dalam dinamika Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Papua 2018, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, tetap beraktivitas seperti biasa.

Hal ini disampaikan dalam jumpa pers di Cafe Herbal di Dok 5 Bawah Jayapura, Senin (12/2/2018), sekaligus mengajak masyarakat untuk  tidak boleh  terpancing dengan keadaan dan terpengaruh.

“Biarlah ini menjadi ranah KPU Papua, Bawaslu dan Kepolisian, bahkan lembaga yang berwenang,” jelasnya.

Diakui, bahwa memang kondisi Papua rawan akan pengaruh negative, “Namun  sekali lagi saya mengingatkan, jangan sekali kali terhipnostis orang tertentu atau pejabat tertentu untuk mengambil bagian untuk mengacaukan atau membuat keributan, atau anarkis, yang pada intinya merugikan rakyat,” pesan Wakil Rakyat ini.

Lukas Enembe dan Jhon Wempi Wetipo, saat duduk berdampingan dalam ruangan KPU Papua. (Fransisca/LintasPapua.com)

Laurensuz  Kadepa berharap,  Bawaslu  dapat bekerja sesuai aturan yang berlaku dan membangun kerjasama dengan lembaga terkait KPU, DPRP, MRP sebaik mungkin dan tidak menimbulkan konflik yang nanti bisa menyebabkan masyarakat terpecah belah, dan jatuh korban, dengan Pilgub ini tidak ada korban lagi, seperti pilkada di tahun 2017 di Intan Jaya.”

“Saya mendukung komitmen pak Kapolda yang di sampaikan Oleh wakilnya di sampaikan pada saat kami mengadakan pertemuan dengan KPU, MRP, KEJATI, Wakapolda, beliau menyampaikan tidak mau kalau rakyat sipil atau rakyat kecil jadi korban, saya sangat mendukung pernyataan tersebut.” pungkasnya. (Fransisca / LintasPapua.com)