Wali Kota BTM dan Adat Dukung Pembangunan Kawasan Nelayan

0
580
Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, saat menggunting pita untuk menandai pemancangan perdana pembangunan kawasan nelayan di Hamadi Sabtu lalu. (Foto Humas Setda Kota Jayapura)
Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, saat menggunting pita untuk menandai pemancangan perdana pembangunan kawasan nelayan di Hamadi Sabtu lalu. (Foto Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  – Wali Kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano, MM dan Adat mendukung Pembangunan kawasan Pemukiman Nelayan Kampung Hamadi, Distrik Jayapura Selatan.

“Hari ini saya dan orang adat di belakang saya, kita akan mendukung pembangunan ini sampai selesai.”Kata Wali Kota, saat memberikan sambutan pada acara pemancangan Perdana Pembangunan Kawasan Pemukiman Nelayan Kampung Hamadi, Sabtu (10/2).

Dengan ditandai pemancangan, dimulainya pembangunan kawasan pemukiman nelayan kampung hamadi dan hal-hal yang belum diselesaikan seperti jalan masuk, menjadi tanggung jawab pemerintah kota jayapura.

“Hal-hal yang belum diselesaikan, seperti jalan masuk kawasan pembangunan, dan rumah warga yang berada di sepanjang kawasan pembangunan, Pemerintah Kota akan menanganinnya, karena program saya yang kita buat dikampung-kampung rumah layak huni yang dilengkapi MCK nya,”jelas Wali Kota.

Keindahan Kota Port Numbay berada dengan sisi lautan pasifik didepannya, tampak jembatan yang kini masih dalam proses pengerjaan antara Hamadi – Holtekamp. (ISTIMEWA)

Selain itu, pemukiman warga yang belum tersentuh oleh Pemerintah, akan menjadi perhatian serius pemerintah Kota Jayapura, melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). karena terdapat 11 wilayah kumuh yang menjadi program prioritas, sehingga ditahun 2019, seluruh target KOTAKU bisa diselesaikan.

“Saya rencanakan 2019 ini, Kota Jayapura tidak ada tempat-tempat yang kumuh,”cetus Wali Kota.

Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada pihak pekerja, karena telah membangunan dikawasan perbatasan dengan menbangun jalan-jalan di perkampungan Skouw Sae, Skouw Mabo, hanya masih terisisa penyelesaian air bersih ke rumah warga.

“Saya terima kasih, karena saya memakai beliau membangun didaerah perbatasan kita bangun jalan-jalan dan parit parit, di skouw sae, skou mabo, sudah bagus,”ungkap Wali Kota.

Dengan dimulainya pekerjaan ini, Wali Kota mengharapkan pekerjaan kawasan ini dapat diselesaikan tepat waktu, dan juga dapat melibatkan masyarakat setempat untuk diberdayakan sebagai pekerja.

Pemancangan Pemabangunan kawasan pemukiman nelayan tepi air pesisir hamadi, akan dijadikan kawasan ruang terbuka Kota Jayapura, diharapkan bisa menjadi destinasi wisata Kota Jayapura.

Acara pemancangan Perdana Pembangunan Kawasan Pemukiman Nelayan Kampung Hamadi, dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pelaksana Proyek, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan sejumlah Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura. (Humas Kota Jayapura)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here