Wali Kota BTM  Ajak BPOM  Berperan Ciptakan Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Jayapura, Drs. Benhur Tomi Mano, MM saat membuka acara Car Free Day pada HUT  BPOM, Sabtu (10/2). (Tania/HPP)

JAYAPURA ( LINTAS PAPUA)  – Dalam merayakan HUT BBPOM ke-17  Wali Kota Jayapura, DR.  Benhur Tomi Mano, MM berharap  kerja sama yang dijalain pemerintah Kota Jayapura dengan BPOM Jayapura bisa dipertahankan demi menciptakan kesehatan masyarakat Kota melalui obat dan makanan.

“Ini harus tetap dipertahankan, dan pengawasan obat dan makanan di Kota Jayapura agar lebih diperketat lagi,” ungkap BTM saat membuka acara Car Free Day BPOM, Sabtu (10/2) yang dilaksanakan di Depan Kantor Gubernur Provinsi Papua.

Disamping itu, lanjut BTM harus memberikan jaminan bahwa makan dan minuman dan obat yang di konsumsi warga di Kota Jayapura harus higenis. Maka dari itu ia meminta pihak BPOM harus rutin memeriksa obat dan makanan diberbagai tempat.

 

“Ini yang harus diperhatikan, jangan sampai anak-anak kita nanti mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, yang akan berdampak pada kesehatan anak kita yang sebagai generasi kedepannya. Dan juga ditempat-tempat pengisian ulang air galon juga harus diperiksa karena ini merukan kebutuhan terpenting kita dalam sehari-hari, sehingga apa yang kita konsumsi itu nantinya semua sehat, semuanya higenis untuk menciptakan tenaga yang sehat untuk membangun Kota ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian BPOM Jayapura, Dra. Nurjaya Kadir, mengatakan di HUT BPOM yang ke 17 bisa lebih menjalin kedekatan kepada masyarakat untuk memberikan edukasi bagaimana untuk memilih dan mengkonsumsi obat dan makan yang sehat.

“Sesuai dengan tema kita yaitu, melindungi masyarakat dari produk obat dan pangan illegal untuk membagnun negeri, dan kami juga berharap kedepannya agar masyarakat Kota Jayapura bisa lebih teliti untuk mengkonsumsi obat dan makanan. Dan selama ini kami juga sudah turun kesekolah-sekolah untuk memberikan edukasi serta pemeriksaan makanan secara rutin,” kata Nurjana.

Ilustrasi Obat – obatan. bagian dari pelayanan kesehatan yang harus dikontrol untuk keperluan pasien.
(Istimewa)

Diakatannya juga bahwa, selain menjelang hari raya natal dan lebaran, BPOM juga rutin turun lapangan untuk memeriksa keamanan obat dan makanan.

“Mungkin masyarakat hanya mengenal BPOM saat hari Natal maupun tahun baru, tetapi sebebnarnya kami rutin turun kelapangan, baik itu psar, toko, serta distributor untuk mengecek kemanannya,” tandasnya. (Nia/ab/ Koran Harian Pagi Papua).

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...