Lantik Tim Kampanye Papua Cerdas, HMS Yakin JOHSUA Menang di Tabi

0
12
Pelantikan tim kampanye “Papua Cerdas” yang berlangsung di Grand Allison Hotel, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (7/2/2018) (ISTIMEWA)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Bakal calon (Balon) Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua, Habel Melkias Suwae (HMS) secara resmi melantik Tim Kampanye “Papua Cerdas” untuk Wilayah Tabi, yang terdiri dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Mamberamo Raya.

Pelantikan tim kampanye “Papua Cerdas” yang berlangsung di Grand Allison Hotel, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (7/1) sore itu juga di hadiri Koordinator Wilayah (Korwil) Tabi, Korneles Yanuaring, pimpinan partai pengusung, kader dan simpatisan partai pengusung serta ratusan anggota tim kampanye.

“Bukan optimis lagi, tapi saya amat sangat optimis sekali menang di wilayah Tabi ini. Karena berdasarkan proses awal dan juga di lihat dari fakta sejarah, itu kalau semua orang mengerti dan tahu tentang ada orang-orang yang pernah melakukan kebijakan-kebijakan dalam rangka percepatan pembangunan di daerah ini pasti tidak akan menyangkal sejarah tersebut,” kata HMS demikian sapaan akrabnya kepada wartawan usai acara pelantikan.

Menurut HMS, dirinya pernah mengabdikan diri untuk pembangunan di wilayah Tabi, sehingga dirinya merasa optimis bisa menang di wilayah Tabi pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua pada bulan Juni 2018 mendatang.

“Saya amat sangat optimis menang di wilayah Tabi, karena fakta sejarah yang membuktikan bahwa saya pernah bekerja membangun daerah ini dan masyarakat juga sudah banyak tahu tentang apa yang saya lakukan bagi wilayah Tabi ini. Saya juga tau bahwa kekuatan saya ada di masyarakat akar rumput,” tutur mantan Bupati Jayapura dua periode tersebut.

Mereka mengenal saya dengan baik. Kalau masyarakat di kalangan atas, ya kita sudah taulah mereka itu kemana.

“Selain itu, keyakinan saya ini di perkuat dengan pengalaman saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua lima tahun yang lalu (tahun 2013). Di mana, saya berhasil meraih suara terbanyak di wilayah Tabi ini. Karena keyakinan ini muncul karena di Pilgub Papua tahun 2013 itu, saya yang menang disini (Tabi). Kemudian di Pemilihan Legislatif jugakan partai yang satu tidak pernah menang disini, dengan demikian saya yakin bahwa akan menang lagi di daerah ini,” jelasnya.

Terkait keoptimisan menang di wilayah Tabi, menurut HMS, bahwa pasangan JOHSUA lebih mudah (gampang) menang di wilayah Tabi, karena lawan yang di hadapi sekarang adalah incumbent.

“Saya pikir kali ini lebih gampang menang, karena lawan kita ini sedang memimpin. Jadi, ada perbandingan plus-minusnya dengan kita yang baru, apalagi saat ini masyarakat sudah sangat cerdas dalam menggunakan hak pilihnya, juga masyarakat tau saya dan pak JWW yang pernah memimpin sebagai bupati, sehingga saya optimis menang,” tuturnya.

Ketika di tanya soal isu utama yang akan di usung untuk meyakinkan konstituen dalam memberikan dukungan kepada pasangan JOHSUA, kata HMS, pasti masalah-masalah keamanan pada Pilgub Papua 2018 ini.

“Orang merasa aman dan nyaman itu akan menjadi suatu isu yang utama untuk Pilgub di tahun 2018 ini. Orang mau bicara soal pembangunan dan mau bikin program apa lagi, jikalau orang tidak aman dan tidak nyaman. Jadi pendekatan security dan pendekatan prosperity itu harus di lakukan, karena keamanan akan menentukan bagaimana kesejahteraan bisa di capai. Begitupun juga kesejahteraan akan menentukan bagaimana keamanan tercipta,” tukasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Koordinator Tim Kampanye Wilayah Tabi, Korneles Yanuaring menyampaikan, sebagai kader dari partai pengusung maka pihaknya diperintahkan oleh pimpinan untuk wajib memenangkan pasangan yang di usung oleh partai.

“Kita ini di perintahkan oleh pimpinan partai. Jadi kita akan all out, kita akan habis-habisan dalam kondisi apapun, kita harus menang dan itu adalah resiko dalam politik,” ucapnya.

Namun itu, Korneles Yanuaring mengaku bahwa perjuangan untuk memenangkan pasangan JOHSUA akan di lakukan dengan cara-cara yang cerdas dan bermartabat.

“Kita akan gunakan cara-cara politik Papua cerdas, yakni politik yang sopan santun, beretika, bermoral dan tidak saling menyikut dengan yang lain serta tidak mencari kesalahan yang lain. Politik Papua cerdas akan di mulai dari diri sendiri dan kader pendukung pasangan JOHSUA,” tandasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)