Kemenkes Siap Bangun 3 RS UPT di Maluku, NTT dan Papua

0
894
Maket tiga Rumah Sakit UPT Vertikal di Kawasan Timur Indonesia (Yankes Kemenkes)

 

Ilustrasi Suasana Pelayanan kesehatan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat asli Papua. (istimewa)

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  – Sejalan dengan pemerataan pembangunan antarwilayah terutama di kawasan timur Indonesia (KTI) pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 yang diharapkan dapat mendorong transformasi dan akselerasi pembangunan wilayah tersebut termasuk bidang kesehatan.

Maket tiga Rumah Sakit UPT Vertikal di Kawasan Timur Indonesia (Yankes Kemenkes)

Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan membangun Rumah Sakit (RS) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Vertikal baru di kawasan timur Indonesia yang bertujuan untuk percepatan penyediaan akses pelayanan rujukan tersier yang berkualitas sekaligus sebagai upaya menurunkan disparitas pelayanan kesehatan rujukan yang bermutu bagi masyarakat di daerah itu.

Seperti disitat dari laman Yankes Kemenkes, Senin (05/02/2018), ditinjau dari segi peran dan fungsi Rumah Sakit  UPT Vertikal sebagai rujukan rumah sakit tersier, saat ini terdapat 33 RS UPT Vertikal milik Kementerian Kesehatan yang tersebar di kawasan Barat dan Timur Indonesia.

Sayangnya, di wilayah timur Indonesia hanya terdapat empat RS UPT Vertikal yaitu RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (Makassar), RS Kusta Tajuddin Chalid (Makassar), RSUP Prof. Dr. RD Kandou (Manado) dan RSUP Ratatotok (Minahasa). Semuanya berada di Sulawesi.

Saat ini sudah ada RS Rujukan Regional dan Provinsi yang dikelola pemerintah daerah. Namun pada saat ini masih menghadapi beberapa keterbatasan termasuk penyediaan dokter spesialis/sub-spesialis, kapasitas pengelolaan, keterbatasan penyediaan sarana, prasarana dan alat kesehatan yang sesuai standar dan berkualitas.

Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat asli Mimika. (http://ptfi.co.id/id)

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, dari lima provinsi di wilayah KTI (Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua), maka diusulkan pembangunan RS UPT Vertikal di Provinsi Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.

Hal tersebut mengingat ketiga provinsi tersebut memiliki akses yang relatif lebih sulit dan jauh ke RS Rujukan Tersier lainnya. Untuk tahap pertama yang akan dibangun tahun 2018 ini yaitu RS UPT Vertikal di Ambon, Maluku yang rencananya operasional pada tahun 2019.

Dengan hadirnya RS UPT Vertikal, diharapkan pemerintah pusat dapat memobilisasi sumber daya antara lain SDM, pendanaan, peralatan dan sebagainya  yang lebih baik dalam mewujudkan pemenuhan pelayanan rujukan tersier, dapat berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, sekaligus menjadi tolok ukur pengelolaan RS yang baik serta sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal. (kes / https://jpp.go.id/humaniora/kesehatan/316097-kemenkes-siap-bangun-3-rs-upt-di-maluku-ntt-dan-papua )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here