Gubernur Papua Ajak Kabupaten/ Kota Diminta Terlibat PON XX 2020

0
568
Kadisorda Papua Yusuf Yambe Yabdi (dua dari kiri) saat peninjauan langsung pembangunan stadion Papua Bangkit (ist)
Kadisorda Papua Yusuf Yambe Yabdi (dua dari kiri) saat peninjauan langsung pembangunan stadion Papua Bangkit (ist)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Gubernur Papua Lukas Enembe S.Ip, MH,  meminta kepada semua Kabupaten dan Kota untuk terlibat dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua. Lukas Enembe mengaku pembangunan venue PON yang ada di lima wilayah adat, seperti Merauke, Jayawijaya, Biak Numfor, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Mimika.

“Kita yang akan menjadi tuan rumah, tidak  saja kepada daerah yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan tetapi seluruh Papua, semua Kabupaten/Kota terlibat dalam penyelenggaraan PON,” ujar Lukas Enembe pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Se-Provinsi Papua  Rabu (07/02/2018) kemarin.

Ia mengatakan untuk Stadion Papua Bangkit akan dipusatkan sebagai tempat pembukaan dan penutupan PON 2020. “Stadion diperkirakan akan selesai pada tanggal 28 Desember 2018 ini. Ini sudah jadi jangan pikir ini belum jadi, sama dengan senayan hanya bedanya di kursi saja, jadi ini sangat luar biasa. Ini merupakan kebangaan bagi rakyat Papua, kita akan lakukan pembukaan dan penutupan semua disitu,” jelasnya.

Progres Minggu 10 Desember 2017.
Stadion Papua Bangkit Kampung Harapan. (Gustaf Pui Facebook)

Selain itu juga sudah ada perencanaan semua dalam pemerintahan Jokowi kita minta untuk membantu sebagian venue oleh pemerintah pusat. Saya juga tidak perlu kalian kasih dana kalian bangun saja, mereka akan bangun sendiri nanti sesuaikan dengan kami punya gambar dan perencanaan.

“Hampir Rp. 1,2 Triliun yang ditangani oleh pemerintah pusat akan bangun infrastruktur di Papua. Dengan demikian daerah-daerah yang menjadi tuan menjadi tanggung jawab mereka kita semua masyarakat Papua harus punya rasa memiliki terhadap penyelenggaraan PON dan ini adalah kebangkitan bagi orang Papua untuk menentukan kejayaan olahraga di tanah Papua,” ungkapnya.

Lanjut Enembe kita tidak ingin menjadi juara tetapi bagaimana orang Papua bisa berprestasi dalam PON itu, itu yang paling penting dia bisa sumbangkan atlit  demi kepentingan Nasional membela Indonesia dalam kejuaraan Asia maupun Dunia seperti Olympiade, Sea Games, Asian Games.

“Kalau dia mencapai itu luar biasa kita orang Papua, kita sudah jadi Go Internasional, bukan harus cari juara. Tapi orang Papua bisa tunjukan keberhasilan dalam hal olahraga, ini yang kita harus kejar,” jelasnya.

Kepada semua Bupati dan Walikota, Kapolres, Dandim mulai sekaran harus seleksi orang-orang yang tepat untuk bertarung dalam PON. Orang banyak akan datang ke Papua semua aspek harus kita siapkan sehingga penyelenggaraan PON tidak menjadi sia-sia tetapi ada manfaat yang bisa kita dapat nilai tambah yang bisa didapat oleh masyarakat Papua.

Sebelummya, Gubernur Papua didampingi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi , di lokasi dimulainya pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, sebelumnya.. (ISTIMEWA)

Saya ingin sampaikan kepada para Bupati dan Walikota yang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah sarana yang kita bangun tolong dikoordinasikan dengan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda.

“Di koordiasikan terus berapa orang yang akan datang ke sana kebutuhannya apa,? Berapa kontainer makanan yang harus masuk disana itu harus dihitung dengan baik,” tutupnya.  (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here