Jemaat GKI Efrata Kayu Batu Gelar Sidang Jemaat Ke XV

0
1033

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Jemaat Efrata Kayu Batu menggelar Sidang Jemaat ke- XV tahun 2018 dengan tema “Datanglah Kerajaan Mu” Injil Matius 6: 10 a Sidang Jemaat  berlangsung,  Jumat, (02/02/2018) kemarin.

Sebelum memulai  Sidang Jemaat,  Pdt. Imbiri S.Th dalam khotbahnya mengajak jemaat untuk hidup rukun dan saling mengasihi satu dengan yang lainnya sesuai sub tema “Melalui Sidang Jemaat ke XV GKI Efrata Kayu Batu  Tahun 2018 Jemaat dipanggil Untuk Membangun Hidup Persekutuan dan Pelayanan Yang Dewasa Dalam Iman”.

Ketua Panitia Sidang Jemaat ke XV, Frantje Muguri dalam laporan mengatakan, seluruh peserta sidang jemaat ke XV yang  dirinya hormati dan banggakan selaku ketua panitia mau melaporkan kegiatan sidang jemaat GKI Efrata Kayu Batu.

“Pelaksanaan sidang jemaat gereja Efrata Kayu Batu berkat dukungan dana dari majelis jemaat sebesar Rp. 15 juta, dan panitia dari seksi usaha dana mendapat dukungan dana sebesar Rp. 17 juta dengan total pelaksanaan sidang jemaat selama dua hari sebesar Rp. 28 juta. Jumlah peserta sidang jemaat ke XV sebanyak 75 orang,” ujarnya.

Namun dengan dilihat kenyataan yang ada saya mengharapkan kepada seluruh peserta sidang harus tetap bersama menjaga sidang jemaat ini dengan tertib hingga bisa dapat membicarakan program-program kerja selama tahun ini.

Ketua Majelis Jemaat Efrata Katu Batu, Ibu Pdt. Agustina Wader mengatakan, pertama kami atas nama ketua majelis Jemaat Efrata Kayu Batu yang sedang menggelar sidang ke XV ini dalam rangka mengevaluasi pelayanan selama tahun 2017 dan menetapkan program kerja tahun 2018 dan menyiapkan rencana anggaran belanja jemaat.

“Dengan program-program tentu tidak bertolak belakang dengan hasil keputusan sidang sinode di Waisai dan juga sidang klasis Portnumbay, di mana selaku jemaat seluruh keputusan sidang jemaat itu merupakan kewajiban jemaat-jemaat untuk melaksanakan itu sehingga seluruh program-program kerja itu berkaitan dengan persekutuan, kesaksian dan pelayanan,” kata Pdt Wader.

Diakui, untuk membangun jemaat itu sendiri kepada arah kedewasaan iman dan juga program program itu yang juga berhubungan dengan situasi dan kondisi bangsa tetapi juga Papua lebih khusus dewasa ini.

Diaharapkan,  pelaksanaan sidang selama dua hari ini kami mengharapkan semua yang hadir dalam persidangan dapat mengikuti dan benar-benar dapat menggumuli supaya program kerja ini tidak sekedar dua hari duduk dan berbicara, tetapi ketika dimplementasi itu seleuruh jemaat dapat mengambil bagian sampai kepada seluruh warga jemaat.

“Itulah harapan kami bahwa di sidang jemaat ke  – XV ini benar-benar menghasilkan produk yang bermanfaat bagi pembangunan dan pertumbuhan iman jemaat GKI Efrata Kayu Batu,” harapnya. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here