Didukung Kemenkes, Pemkab Jayawijaya Fokus Selesaikan Pembangunan RS Vertikal

0
4
Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek diwawancarai di salah satu hotel di Timika. (ISTIMEWA/Roy Purba/HPP)
Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek diwawancarai di salah satu hotel di Timika. (ISTIMEWA/Roy Purba/HPP)

Bupati  JWW Akui Pemda Jayawijaya Segera Rampungkan Dokumen Lahan Pembangunan RS Vertikal

 

TIMIKA (LINTAS PAPUA)  – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia masih melakukan pemeriksaan lahan pembangunan rumah sakit vertikal di Wamena, tepatnya berada di Kampung Muai, Distrik Hubikak, Kabupaten Jayawijaya.

 

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek kepada wartawan di Kabupaten Mimika, saat dikonfirmasi mengenai pembangunan rumah sakit vertikal yang hendak dibangun oleh Kemenkes di Kabupaten Jayawijaya.

 

Nila mengungkapkan, setelah Pemda Jayawijaya menyerahkan lahan pembangunan rumah sakit kurang lebih 10 hektar, tentunya seluruh dokumen itu akan dilakukan cek and ricek.

 

“Jadi, rencananya tetap. Sudah mulai jalan ada tahapnya, mulai dari mengecek kepemilikan tanah dan dokumennya. Jangan sampai kita salah lokasi ketika mulai pembangunan,” jelasnya.

 

Nila menegaskan, apabila kepemilikan tanah dan dokumennya sah, maka tahap selanjutnya akan dilakukan perencanaan dan juga penetapan anggarannya. “Jadi, prosesnya masih berjalan,” pungkasnya.

 

Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo, mengakui kehadiran pembangunan rumah sakit vertikal ini di Wamena sangat adil bagi masyarakat di pegunungan tengah Papua.

 

“Kalau rumah sakit diadakan disini saya pikir dari mana-mana yang ingin berobat jauh lebih adil, karena Wamena jadi induknya di Pegunungan Tengah Papua, dengan harapan dibangunnya rumah sakit vertikal ini akan menjawab semua kebutuhan kesehatan masyarakat yang ada di wilayah pegunungan tengah Papua,” kata Bupati.

 

Wempi Wetipo yang saat ini maju sebagai calon Gubernur Papua megaku, terus berkonsultasi dengan pihak terkait, agar proses pembangunan segera di rampungkan.

 

“Lokasi tanahnya kita siapkan 10 hektar. Pada bulan Juli 2017 lalu, kita sudah serahkan dokumennya ke pihak kementerian. Kita berharap semua tahapan segera rampung,” pungkasnya.

 

Wempi Wetipo menambahkan, peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu program prioritas pemerintah era Jokowi-JK. Pemerintah memiliki kewajiban unntuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal tersebut tertuang dalam Nawacita program pemerintah.

 

“Kementerian kesehatan selaku pengemban tugasnya, senatiasa selalu berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat.

 

Kawasan timur Indonesia menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun kawasan timur indonesia, dari mulai bandara, jalan raya, pelabuhan, tak terkecuali sarana dan prasarana kesehatan.

 

Khusus di Wilayah timur Indonesia, pemerintah telah merencanakan pembangunan beberapa rumah sakit vertikal yang mejadi rujukan bagi RS di wilayah sekitarnya.

 

“Nanti nya Rumah Sakit tersebut akan berada dibawah naungan langsung kementerian kesehatan. Tentunya, kita didaerah akan mendukung sektor lainnya, agar target-target pemerintah pusat dalam mensejahterakan masyarakat bisa tercapai,” tuturnya. (jrp/ab /Koran Harian Pagi Papua)