AKP Hardi  Jabat Kabag Ops Polres Keerom

0
192
Upacara serah terima jabatan KABAG OPS Polres Keerom dari pejabat lama AKP Freki Machmoed, SH kepada pejabat baru AKP Hardi SH. MH., ini dipimpin langsung Kapolres Keerom AKBP. Muji Windi Harto, S.IK.SH dengan diikuti seluruh anggota Polres Keerom. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, SH, mengambil sumpah dan janji Kabag Ops Polres Keerom dalam suatu acara Sertijab Kabag Ops Polres Keerom, di Aula Mapolres Keerom, Selasa kemarin (30/1/2018).

Kegiatan Upacara serah terima jabatan KABAG OPS Polres Keerom dari pejabat lama AKP Freki Machmoed, SH kepada pejabat baru AKP Hardi SH. MH.,  ini dipimpin langsung Kapolres Keerom AKBP. Muji Windi Harto, S.IK.SH dengan diikuti seluruh anggota Polres Keerom.

Turut hadir dalam acara tersebut, Waka Polres Keerom, KOMPOL Ridwan, SH.MH, Kabag Ren Polres Keerom, KOMPOL Yosep Goran, Para Kasat, Perwira Jajaran Res Keerom, Ketua Bhayangkari Polres Keerom, Ny. Siti Razmawati Windi Harto, Penggurus bhayangkari Res Keerom.

Rangkaian kegiatan diawali laporan upacara serah terima jabatan kabag OPS Polres Keerom, Pembacaan surat keputusan Kapolda Papua, penyamatan tanda jabatan oleh Inspektur Upacara dan pengambilan sumpah jabatan di dampingi rohaniawan.

Kapolres Keerom dalam amanat menyampaikan bahwa Sertijab adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri. ‘’Hal ini dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan meningkatkan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi,’’ungkapnya.

Tandatangan surat serahterima jabatan. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengemukakan pesan, agar Anggota Polri terutama jajaran Polres Keerom tidak terlibat dalam kegiatan politik, juga tidak diperkenankan mengenakan atribut atau seragam yang berbau politik.

‘’Hal ini memang saya tekankan karena kadang tidak sengaja kita hadir pada kegiatan yang kita anggap biasa atau mengenakan atribut yang mungkin kita kira atau tidak maksud untuk mendukung paslon atau parati tertentu tapi bisa diartikan lain olah orang yang melihat, ini yang saya ingatkan,’’ungkapnya kepada HPP usai kegiatan.(Arif  / Koran Harian Pagi Papua)