Muspida Kota Jayapura Komit Menjaga Port Numbay

210
Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM saat berfoto bersama Muspida Kota Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)
Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM saat berfoto bersama Muspida Kota Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik yang baik bagi masyarakat, dan sekaligus menjaga keamanan kota di Port Numbay menjelang Pemilihan Gubernur pada Juni mendatang, para Muspida Kota Jayapura menggelar Rapat Pertama Muspida Kota, bertempat di Kodim 1701/Jayapura, Distrik Jayapura Utara, Senin (29/1/2018).

 

Rapat tersebut dipimpin oleh Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM dan di ikuti oleh Wakil Wali Kota Jayapura Ir.  H. Rustan Saru, MM,  Dandim 1701/Jayapura Letkol. Inf. Nova Ismailiyanto, Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Timbul Sipahutar, Kepala Kajari dan Pengadilan Klas 1A Jayapura.

 

Mengawali hal itu, Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM mengatakan, rapat yang diinisiasi olehnya itu merupakan rapat pertama antar Muspida Kota Jayapura, dan selanjutnya akan dilakukan secara bergilir di setiap Muspida..

 

Dalam kesempatan itu, BTM juga mengucapkan selamat datang dan bergabung kepada pejabat baru yaitu Kapolres Jayapura Kota dan Ketua Pengadilan Klas 1A Jayapura di jajaran Muspida Kota Jayapura.

Kota Jayapura, semakin maju tentunya dengan ketambahan penduduk yang juga perlu ditata secara baik. (Eveerth /LintasPapua.com)

“Inilah kita yang mengayomi, melindungi, yang memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura. Kalau kita sudah jujur, bersatu, kompak, dan bersinergitas dalam kerja kita sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing untuk menjaga kota ini sebagai rumah, istana dan honai kita bersama, maka rakyat kita akan sejahtera,” ucap BTM.

 

BTM  mengatakan ada beberapa keputusan yang telah disepakati bersama pimpinan Muspida lainnya, salah satunya adalah kesepakatan menjadikan Kota Jayapura sebagai kota damai dalam Pilgub 2018 mendatang.

 

Sementara Dandim 1701/Jayapura, Letkol Inf. Nova Ismailiyanto menyebutkan perspektif ancaman dan persoalan keamanan di Kota Jayapura menjadi tugas semua pihak. Khususnya menyongsong Pilgub, diakui mantan Danyonif 751/Raider perlunya membahas potensi-potensi perlawanan yang akan muncul sebagai dampak dan konflik dalam Pilgub.

 

“Sekarang kami sudah melakukan persiapan menjelang Pilgub, mulai dari penetapan sampai akhirnya pasca Pilgub nanti. Kita berharap semuanya bisa terkelola dengan baik, dan akhirnya Pilgub yang merumuskan hasil kepala daerah yang berintegritas dan mampu mensejahterakan rakyatnya,” ucapnya

 

Ia juga berharap agar proses Pilgub dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya konflik yang menimbulkan kerugian dan menghambat program pembangunan yang sedang berlangsung di Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua.

KEINDAHAN TELUK YOUTEFA. (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

“Saya ingin berpesan kepada semua unsur terkait dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik,” pintanya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustaf Robby Urbinas, SH, SIK, di mana pihaknya sangat mendukung dan siap untuk bersinergitas dalam menjaga ketenteraman dan keamanan Kota Jayapura.

 

“Sebagai orang tua yang bertanggung jawab atas Kota Jayapura, kami para pimpinan Muspida bertanggung jawab terhadap warga kota. Untuk itu kita wajib memberikan imbauan untuk Pilgub dan juga pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di tujuh kabupaten, yang tidak menutup kemungkinan kegiatannya bisa ditarik dan digelar di Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua. Jadi kita harus siap dan bisa menjaga kota ini menjadi aman,” pungkasnya.

 

Selanjutnya Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Timbul Sipahutar juga  mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Namun sebagai pemerintah,  ASN dan TNI/Polri harus menjaga netralitas dalam Pilkada itu. (Elsye Sanyi /Lea / Koran Harian Pagi Papua).