Kampung Simporo Resmi Jadi Kampung Bebas Miras dan Narkoba

0
85

JAYAPURA (SENTANI)  – Kesadaran Masyarakat Bangkit dari Masalah Sosial.  Langkah Pemerintah Kabupaten Jayapura yang secara resmi mendeklarasikan Kampung Simporo (Homfolo) sebagai Kampung Bebas Minuman Keras dan Narkoba patut mendapat apresiasi oleh semua pihak. Bagaimana pelaksanaannya, ikuti ulasannya.

DEKLARASI Kampung Simpooro bebas Miras dan Narkoba itu di gelar di Obhe Kampung Simporo, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Senin (29/1) siang itu, juga di saksikan Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Demas Tokoro, Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Eliab Ongge, para pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat beserta tamu undangan.

“Tentunya atas nama pemerintah dan bupati, saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang ada di kampung Simporo, yang telah berinisiatif untuk membangun diri dari masalah sosial dengan mendeklarasikan kampung ini sebagai kampung bebas Miras dan narkoba,” ujar Wabup Giri di sela-sela kegiatan deklarasi tersebut.

Menurutnya, masalah Miras dan narkoba kini sudah menjadi penyakit sosial yang sulit diberantas secara umum di Papua dan secara khusus di Kabupaten Jayapura.

“Dengan demikian, jika ada masyarakat di kampung-kampung yang punya kesadaran sendiri untuk mencegah dan memberantas penggunaan baik peredaran Miras dan juga Narkoba seperti hari ini (kemarin) kita deklarasikan, maka Pemerintah Kabupaten Jayapura siap menyambut serta mendukungnya,” tegasnya.

 

Untuk itu, Wabup Giri berharap, setelah di deklarasikannya Kampung Simporo sebagai kampung bebas Miras dan Narkoba, maka mulai sekarang ini masyarakat tidak boleh lagi melakukan kebiasaan mengonsumsi Miras dan Narkoba.

 

“Sehingga pada akhirnya kampung ini menjadi pilot project bagi kampung lain di Kabupaten Jayapura,” imbuhnya.

Selain itu, Giri juga mengajak kepada seluruh masyarakat dan tamu undangan untuk menjadikan acara deklarasi tersebut, sebagai satu gerakan masyarakat bebas Miras dan Narkoba di seluruh Kabupaten Jayapura.

Sebab, kata Giri, bebas Miras dan Narkoba merupakan visi misi Pemerintah Kabupaten Jayapura di bawah kepemimpinan Bupati Mathius Awoitauw dan dirinya selaku Wakil Bupati.

“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjadikan, menjaga dan mencegah peredaran Miras serta Narkoba di seluruh pelosok Kabupaten Jayapura,” serunya.

Giri juga mengungkapkan, salah satu contoh langkah bebas Miras yang di lakukan pihaknya adalah dengan mengembalikan satu kontainer Miras hasil sitaan yang di lakukan Satpol PP Kabupaten Jayapura ke pemilik perusahaan Miras di Surabaya, Jawa Timur.

Disamping itu lanjut Giri, pihaknya tidak pernah lagi mengeluarkan izin penjualan Miras di Kabupaten Jayapura.

“Tentunya ini semua sebagai bentuk perhatian dan juga keseriusan kita terhadap masalah Miras tersebut. Dengan harapan kedepannya, masyarakat terlebih generasi muda kita dapat terselamatkan serta terwujudnya Kabupaten Jayapura yang aman, nyaman dan bebas Miras,” tandasnya. (Irf/ab)