Rumah Kreaktif BUMN Diminta Promomosikan Produk UMKM Jayapura

0
381
Ilustrasi Masyarakat adat dalam sebuah FESTIVAL DANAU SENTANI tahun - tahun sebelumnya. (Amazing Papua Facebook)
FESTIVAL DANAU SENTANI (Amazing Papua Facebook)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Mayoritas UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) seperti usaha-usaha ekonomi kerakyatan maupun usaha-usaha mandiri masyarakat dari setiap keluarga, yang masih memerlukan bimbingan dan juga pendampingan.

Bantuan yang di butuhkan UMKM ialah standar pengembangan produk, kualitas dan pemasaran (promosi) serta pemanfaatan teknologi dan manajemen.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, menuturkan, usaha-usaha ekonomi kerakyatan atau usaha-usaha mandiri dari masyarakat juga membutuhkan akses pemasaran maupun promosi yang lebih luas melalui pameran dan penjualan daring. Yang paling penting lagi, mereka butuh dukungan dari Rumah Kreatif BUMN.

“Yang paling penting, para pelaku UMKM sangat membutuhkan dukungan pemasaran. Kita di sini sudah punya usaha-usaha ekonomi kerakyatan yang sudah mulai berkembang melalui dana pemberdayaan kampung dan juga ada usaha-usaha mandiri dari setiap keluarga (orang),” sebut Mathius ketika di tanya soal keberadaan Rumah Kreatif BUMN yang telah di resmikan oleh Menteri BUMN beberapa waktu lalu, saat di temui di Kantor Bupati Jayapura, Kamis (25/1/2018).

Karena itu, Mathius menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jayapura akan mengorganisir usaha ekonomi kerakyatan ini dapat berkoordinasi dengan Rumah Kreatif BUMN untuk membantu mempublikasikan atau memasarkan setiap produk yang di hasilkan dari usaha-usaha tersebut.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., saat diwawancara. (Irfan)

“Hal ini yang nanti kita organisir agar usaha-usaha ini juga bisa di koordinasikan dengan rumah kreatif. Supaya rumah kreatif itu bisa membantu mempublikasikan, mempromosikan atau bahkan bisa memasarkan. Apalagi sekarang inikan bisnis online atau penjualan daring cukup menjamur,” jelasnya.

Dia berharap, melalui koordinasi dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB), usaha-usaha ini benar-benar dapat di pasarkan secara serius.

Tetapi, ada hal-hal yang unik atau produk-produk lokal yang punya nilai lokal cukup tinggi. “Kalau ini bisa di poles secara baik nilai-nilai jualnya (di pasarkan), saya pikir itu bisa menjadi perhatian dari pihak-pihak lain, yang menyukai atau menggemari produk-produk lokal seperti itu,” imbuhnya.

Pihaknya meyakini dengan akses Papua yang sangat jauh dari kota-kota besar, maka media online ini sangat menolong untuk mempromosikan produk-produk lokal kreatifitas dari masyarakat Papua untuk dunia luar. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here