Pemkab Jayapura Programkan IB Sapi Indukan Wajib Bunting

0
543
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Ekspose Hasil IB dan Upsus SIWAB 2018, di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kamis (25/1/18). (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Ekspose Hasil IB dan Upsus SIWAB 2018, di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kamis (25/1/18). (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Program Ekspose Inseminasi Buatan (IB) dan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus SIWAB), yang di laksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap seluruh peternak sapi yang ada di daerah ini.

Demikian di tegaskan Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro saat membuka kegiatan Ekspose IB dan Upsusu SIWAB 2018 yang di selenggarakan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, di Kampung Benyom Jaya I, di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kamis (25/1/18).

Menurut Wabup Giri, program Ekspose IB dan Upsus SIWAB harus dapat di maanfaatkan sebaik mungkin oleh para petani ternak sapi di daerah ini. Sebab program tersebut, adalah kebijakan pemerintah yang harus di sukseskan hingga ke peternak yang ada di kampung-kampung.

Suasana kegiatan, saat Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Ekspose Hasil IB dan Upsus SIWAB 2018, di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kamis (25/1/18). (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

“Maka dari itu, saya berharap para peternak sapi dapat serius mengelola ternaknya. Sehingga program ini dapat tersukseskan serta bisa memberikan nilai tambah ekonomi bagi peternak sapi di Kabupaten Jayapura,” harapnya.

Di jelaskan Wabup Giri, tantangan pembangunan pertanian termasuk sub-sektor peternakan kedepan semakin terasa dengan banyaknya permasalahan dan kendala yang dihadapi baik secara makro maupun yang sifatnya teknis operasional di lapangan.

“Berangkat dari kondisi tersebut, peran inovasi teknologi (Ekspose IB) sangat penting untuk menjawab tantatangan diatas,”ujarnya.

Untuk itu, lanjut Giri, kegiatan hari ini (kemarin) merupakan suatu momen penting guna membangun komitmen serta menyatukan presepsi antara pemerintah dan peternak sapi bahwa pembangunan peternakan di Kabupaten Jayapura, bukan semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi semua pihak terkait.

Selain itu, Wabup Giri menambahkan, saat ini juga pemerintah pusat terus memberikan perhatian khusus kepada para peternak sapi diseluruh Indonesia termasuk Kabupaten Jayapura. Yang mana, mewajibkan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) guna mengupayakan peningkatan populasi ternak sapi agar dapat mewujudkan swasembada daging pada tahun 2019.

“Dengan demikian, sebagai kepala daerah di Kabupaten Jayapura saya memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan juga dukungan seluruh petani ternak sapi dalam mewujud nyatakan pembangunan bidang peternakan ini,” ucap Giri.

“Mari kita kerja, kerja dan kerja. Demi tercapainya kesejahteraan masyarakat khususnya petani ternak di bumi Kenambai Umbay yang lebih baik,” serunya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here