Nico Dimo Sarankan Pelatih Timnas Panggil 7 Pemain Papua

0
538
Pengamat Sepakbola Papua,  Nico Dimo. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)
Pengamat Sepakbola Papua,  Nico Dimo. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Pengamat Sepakbola Papua,  Nico Dimo menyarankan kepada pelatih Tim Nasional Indonesi (Timnas) asal Spanyol Luis Milla untuk memanggil tujuh pemain asal Papua.

Nico Dimo mengatakan, Luis Milla adalah pelatih  dan mantan pemain sepak bola kelas dunia, tapi ketika dipercaya menangani timnas Indonesia, belum ada hasil yang memuaskan, padahal rapor kepelatihannya tercatat luar biasa, apalagi didatangkan PSSI dari negara sepakbola yang menganut sepakbola tiki-taka (spanyol).

PSSI sudah waktunya membuka diri, jika ingin timnas sepakbola Indonesia mau tampil elegan dan berkarakter, berkualitas serta sukses, maka pola pemanggilan pemain harus dirubah. Dimana, PSSI harus memberikan kewenangan penuh kepada pelatih untuk memanggil pemain, PSSI tidak perlu lagi intervensi pelatih dalam pemanggilan pemain.

“Kalau Timnas masih gagal di tangan Luis Milla, itu bukan kesalahannya, tetapi pelatih asal Spanyol itu belum diberikan kewenangan penuh mengatur Timnas Indonesia dari PSSI ,” ujar  Nico Dimo kepada awak media di Kantor KONI Papua, Rabu (24/1/2018) kemarin.

Nico Dimo menambahkan, bukti pemain-pemain yang memiliki skill tinggi yang luar biasa, bahkan sejumlah pemain Papua juga tampil mempertontonkan kelebihan dan karakter mereka sebagai maskot yang bernafaskan Papua black  punya karakter sepakbola ala Papua, keras dan tanpa kompromi, selama ini tidak dipanggil ke Timnas.

Pemain Persipura dalam sebuah pertandigan di Lapangan Mandala, Kabarnya Mandala juga menjadi buah tangan Acub Zainal, selain membangun GOR Cenderawasih. (Eveerth Joumilena /lintasPapua.com)

Oleh karena itu, saya sarankan kepada PSSI untuk memberikan kewenangan kepada Luis Mila untuk memilih dan menentukan pemain, karena dia pasti akan memilih dengan fakta dan kenyataan.

Seperti yang kita saksikan di piala presiden, banyak talenta anak Papua yang tampil sangat luar biasa. Maka itulah, sudah saatnya anak-anak Papua harus mendominasi Timnas Indonesia seperti Prancis yang sebagian pemainnya berkulit hitam bilang saja, Tiery Henry, Patrick Evra dan beberapa pemain tenar lainnya yang bisa membuktikan diri berjaya di Piala Dunia 1998.

Pemain-pemain seperti seperti, Boaz Solossa, Fandry Imbiri, Fendri Moffu, Tinus Pae, Rony Beroperay, Nelson Alom, Friska Womsiwor, Osvaldo Haay, Ferry Pahabol, Maikel Rumere,  Dominggus Kacewai merupakan sederetan pemain Papua yang saat ini perlu direkom Luis Milla ke PSSI untuk dimasukkan nama mereka ke Timnas Indonesia, dengan dengan sejumlah anak Papua di Timnas, saya yakin pasti Timnas berprestasi, bukan Timnas yang materi pemainnya asal main demi mendapat pujian tapi tidak punya mental juara.

Karena itu, PSSI dan Luis Milla harus bisa saling mendengar, kita orang bola sudah rindu Merah Putih harus dikibarkan dilapangan sepakbola karena medali emas, merah putih dikibarkan karena kami anak Papua berjuang dilapangan hijau demi nama Bangsa dan Negara kami Indonesia.

Kondisi terakhir soal sepakbola Liga indonesia, tetapi  hingga kini nama klub terbaik Indonesia masih ditangan klub asal Papua Persipura, itu artinya kami anak-anak Papua harus diakui negara dan PSSI bahwa kami punya kemampuan kami punya kualitas.

Kata Nico Dimo, Luis Mila harus mengetahui sejarah panjang tentang sepakbola anak Papua dan kebangkitan sepakbola anak Papua, sudah cukup timnas dibentuk anak Papua dipanggil hanya 1 atau 2 pemain.

“Saatnya timnas harus dipenuhi anak Papua. Pasti mereka akan lakukan yang  terbaik untuk Indonesia, apalagi ditangani pelatih sekelas Luis Milla,” ucapnya. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here