Wabup Launching Bus TransKeerom Rute Yowong -Tami

0
7
Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, saat menjajal bus . (Arif / Koran Harian Pagi Papua)
Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, saat menjajal bus . (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi dalam kota Keerom, maka Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, melakukan lauching angkutan tersebut kemarin (22/1). Sebanyak 3 unit bus TransKeerom yang dilaunching secera resmi akan mulai dioperasikan oleh Dinas Perhubungan  Keerom dengan rute Yowong (Distrik Arso Barat) – Tami (Distrik Mannem).

Dalam launching ini, Wakil Bupati Keerom melakukan test drive Bus TransKeerom di halaman Kantor Bupati Keerom, setelah didahului pernyataan peresmian launching moda transportasi darat tersebut. ‘’Semoga bus TransKeerom yang kita launching ini bisa memberi manfaat banyak kepada masyarakat Keerom yang menggunakannya dan semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoinya,’’ ujar Wakil Bupati, Muh. Markum SH, MH, MM,.,  saat launching bus TransKeerom tersebut, kemarin di Halaman Parkir Kantor Bupati Keerom.

Sementara itu, Kepala Dinas  Perhubungan Kabupaten  Keerom, Irwan, SPd, MMT, MMPd, mengemukakan,  bahwa sebenarnya launching TransKeerom ini direncanakan awal Januari, namun ditunda terkait kedukaan Keerom atas wafatnya mendiang Drs. Celsius Watae.

‘’Jadi waktu launchingnya kita sesuaikan hingga hari ini. Dengan ini, maka mulai hari ini TransKeerom mulai beroperasi dan kita harapkan ini bisa membantu mobilisasi warga Keerom khususnya disekitar rute untuk bisa menghidupkan dan menghubungkan antar Dinas dan antar Kampung/lokasi, sehingga taka da lagi alasan transportasi jadi kendala dalam pekerjaan atau aktivitas masyarakat,’’  katanya.

Irwan menjelaskan, bahwa TransKeerom akan melayani rute Yowong — Tami lewat jalur dalam Arso, atau lengkapnya dari Yowong (Distrik Arso Barat) — Warbo – Sanggaria – Yammua – Asyaman – Yuwanain – Arso Kota – Workwana — Tami.

‘’Dengan tarif jauh dekat Rp.6000/orang atau Rp.3000/anak, bus ini dilengkapi AC dan TV dan jam operasi mulai pukul 06.00 wit pagi hingga pukul 16.00 wit sore. Bus juga tidak ngetem tapi terus jalan, sehingga kalau perlu naik bus TransKeerom, para penumpang tinggal menunggu di pinggir jalan. Kita berharap dengan adanya pergerakan orang maka akan membuka peluang ekonomi juga bergerak,’’bebernya.

Dirinya  mengingatkan,  masyarakat atau penumpang tidak mencoret-coret fasilitas bus dan bisa menjaga bus tetap terjaga baik dari tangan tak bertanggungjawab. ‘’Kami harap penumpang tak mencoret bangku dan tak merusak fasilitas yang ada di Bus agar fasilitas ini bisa dinikmati banyak orang dan dalam waktu yang lama,’’pungkasnya.(Arif / Koran Harian Pagi Papua)