Dugaan Korupsi Jalan Kemiri-Depapre Rp. 42 Miliar, KPK RI Periksa Sekda Papua

0
1902
Sekda Papua, TEA Herry Dosinaen, Diperiksa terkait dugaan korupsi peningkatan Jalan Kemiri-Depapre yang merugikan negara Rp 42 miliar. (ISTIMEWA)

 

Sekda Papua, TEA Herry Dosinaen, Diperiksa terkait dugaan korupsi peningkatan Jalan Kemiri-Depapre yang merugikan negara Rp 42 miliar. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Hery Dosinaen, di di Kantor Brimob Polda Papua, Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/1/2018)

Pemeriksaan terhadap Sekda dilakukan KPK, terkait dugaan korupsi dalam Peningkatan Jalan Kemiri-Depapre tahun anggaran 2015. Dalam kasus ini KPK sudah menetapkan dua tersangka yakni Kepala Dinas PU Maikel Kambuaya dan pihak swasta yakni pemilik perusahaan PT Bentuni Energy Persada yang mengerjakan proyek Davis Manibuy.

Peningkatan Ruas Jalan Kemiri-Depapre di Kabupaten Jayapura sepanjang 24 kilometer.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Sekda Hery diperiksa masih sebatas saksi. “Sekda Provinsi Papua diperiksa, karena tahun anggaran terjadinya dugaan korupsi yakni tahun 2015 Sebagai Penanggung Jawab Unit Layanan Pengadaan (ULP),” ungkapnya melalui telepon celulernya.

Untuk hari ini, lanjut Febri Diansyah, penyidik KPK selain memeriksa Sekda,  Hery Dosinaen juga memeriksa sejumlah saksi lain. “Jumlah saksi yang diperiksa untuk hari ini 6 orang,”ucapnya.

Sejumlah saksi antara lain Sekda Papua, Asisten II Setda Papua, serta Kepala Seksi dan pejabat ULP serta sejumlah ASN.

Pembangunan jalan saat memasuki Distrik Depapre, kini KPK RI Memeriksa berbagai pejabat Papua terkait dugaan korupsi peningkatan Jalan Kemiri-Depapre yang merugikan negara Rp 42 miliar. (Eveerth Joumilena/Koran Harian Pagi Papua)

“Sedangkan Kepala Seksi, ASN, dan pejabat ULP adalah mereka yang bekerja di Dinas PU Papua” kata Febri Diansyah.

Adapun materi pemeriksaan, terkait proses penunjukan Pekerjaan Peningkatan Jalan Kemiri-Depapre.

“Materi yang didalami penyidik terkait proses pengadaan dan penunjukkan pemenang dalam pekerjaan peningkatan jalan kemiri-Depapre di Kab Jayapura TA 2015,” ucapnya.

Dalam kasus dugaan peningkatan jalan Kemiri-Depapre tahun anggaran 2015 senilai Rp 89 Milyar. KPK sudah memeriksa 51 orang Saksi dan 2 orang ditetapkan tersangka. KPK menyebut kerugian negara dalam proyek itu sekitar Rp. 42 Milyar.

Dari pantauan media, pemeriksaan terhadap Sekda Provinsi Papua dilakukan penyidik KPK di Markas Brimob Polda Papua Kotaraja Jayapura. Media yang hendak masuk ke lokasi dilarang masuk selama pemeriksaan berlangsung. (jrp/jw/ab/ Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here