PPM Papua Berkomitmen Perjuangkan Kesejahteraan Veteran

0
610
Ketua Mada Pemuda Panca Marga (PPM) Papua, Boy Markus Dawir, SP . (Rambat / Koran Harian Pagi Papua)
Ketua Mada Pemuda Panca Marga (PPM) Papua, Boy Markus Dawir, SP . (Rambat / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ketua Mada Pemuda Panca Marga (PPM) Papua, Boy Markus Dawir, SP menegaskan, bahwa ke depannya, PPM berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan dari seluruh pejuang veteran yang terlibat dalam merebut Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi dan keluarga.

 

“Karena selama ini dari hasil kami turun lapangan begitu banyak aspirasi yang masuk, saya sebagai anggota dewan juga menerima aspirasi dari para tokoh integrasi kita yang sampai hari ini tidak diberikan perhatian serius oleh pemerintah,” kata Boy Markus Dawir, yang juga salah satu putra pejuang Irian Barat di sela-sela kegiatan donor darah di Mall Jayapura, akhir pekan kemarin.

 

Padahal, kata BMD, sapaan akrabnya, mestinya harus disadari bahwa karena pejuang veteran ini pada tahun 1961 – 1969 itu mereka mengambil sikap untuk bergabung dengan Indonesia, harusnya juga diperhatikan pemerintah.

 

“Kalau hari ada uang dari Pemerintah Republik Indonesia yang bisa digunakan untuk bangunan menunjang kelangsungan hidup manusia yang ada di atas tanah Papua,  ini bagian dari hasil para pejuang veteran Papua,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, kemajuan pembangunan di tanah Papua yang saat ini bisa dinikmati bagi warga Kota Jayapura, termasuk pembangunannya yang luar biasa, seperti jembatan Hamadi – Holtekamp yang baru, pengembangan pelabuhan, jalan ring road,  pembangunan berbagai venue PON XX tahun 2020 akan dilaksanakan di Papua.

Hal itu, tegas BMD, tidak terlepas dari jasa para pejuang yang sampai saat ini belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah.

“Untuk itu, nanti PPM Daerah Papua akan perjuangkan untuk mereka bisa memperoleh dukungan – dukungan pemerintah untuk kesejahteraan mereka,” tandasnya.

BMD menambahkan, jika kepengurusan PPM di Papua sudah hampir vakum selama 16 tahun, sehingga dari pusat menunjuknya untuk menahkodai PPM Markas Papua.

Untuk itulah, pihaknya tengah melakukan konsolidasi setelah puncak acara HUT PPM pada Senin (22/1), dilanjutkan dengan konsolidasi pengurus cabang PPM tingkat kabupaten/kota se Provinsi Papua.

“PPM Papua ini hampir vakum dan memang ada beberapa senior kita mengendalikan untuk beberapa tahun kemarin dan kami tetap berupaya bagaimana merangkul generasi muda Papua baik orang asli papua maupun non Papua kita rangkul untuk sama – sama menjaga Papua tetap dalam NKRI,” pungkasnya.

Dalam puncak peringatan HUT PPM, akan dilakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Waena, oleh para putra-putri pejuang Papua, dilanjutkan dengan apel akbar peringatan HUT PPM ke 37 di Markas Besar PPM Papua pukul 10.00 WIT. (bat/mas/ Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here