Coklit Serentak, KPU Keerom Targetkan Minimal 500 Rumah

0
309
KPUD Keerom dalam sebuah kegiatan. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)
KPUD Keerom dalam sebuah kegiatan. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA)Dalam rangka menyukses program yang digagas KPU RI untuk melakukan coklit (pencocokan dan penilitian) serentak tahun 2018 dalam rangka menjelang Pemilihan Kepala Daerah di seluruh Indonesia dari Sumatera sampai Papua, KPU Keerom menyatakan telah siap untuk menggelar kegiatan serupa di Kabupaten Keerom.

 

Ketua KPU Keerom, Bonefasius Bao, SIP, MA, mengemukakan kegiatan Coklit bermakna bagi KPU sebagai penyelenggara salah satunya adalah mengusahakan bagaimana pemilih dapat menyalurkan hak konstitusionalnya untuk memilih.

 

‘’KPU Keerom dalam hal ini akan menggerakkan seluruh sumber daya yang dimilikinya agar hak pilih warga tidak terabaikan, artinya mereka yang memiliki hak suara benar-benar terakomodir oleh penyelenggara agar dapat menunaikan hak konstitusionalnya untuk memilih pemimpin mereka,’’ ujar Bonefasius Bao , di Keerom, Jumat  kemarin (19/1/2018)..

 

Sementara  itu, menyangkut Coklit serentak yang dijadwalkan akan berlangsung besok, Sabtu (20/1/2018), Ketua KPU mengemukakan, bahwa di Keerom pihaknya yaitu seluruh komisioner KPU Keerom, lalu seluruh PPD, PPS dan PPDP ditingkat kampung semuanya akan dan telah siap melakukan Coklit pada besok hari.

 

‘’Jadi personil yang akan melakukan Coklit di Keerom adalah seluruh komisioner KPU (5 orang), lalu ada PPD dari 11 Distrik yang masing-masing beranggotakan 5 orang, sebanyak 3 PPS dari sebanyak 91 kampung dan PPDP (petugas pemutakhiran data pemilih) sebanyak 160 orang, kita harapkan masing-masing minimal melakukan coklit di 5 rumah, jadi keseluruhan kita targetkan minimal ada 500 rumah yang akan kita coklit pada tanggal 20 besok,’’jelasnya.

 

Adapun persiapan yang telah dilakukan KPU Keerom dalam rangka Coklit, pihaknya telah melakukan Bintek kepada semua PPD, PPS dan PPDP di 11 Distrik di Kabupaten Keerom.

 

‘’Dari hasil survey saat Bimtek di Distrik Kaisenar dimana data yang ada di DP4 dari Kemendagri melalui Capilduk Keerom yang kemudian di KPU dalam bentuk form AA KWK, hanya ada 11 orang calon pemilih dari Distrik Kaisenar,” katanya.

 

Ditambahkan,  namun hasil observasi ternyata di kampung Asli, artinya mereka penduduk asli di Kaisenar ada paling sedikit 200 lebih yang belum tercantum di AA KWK.

 

“ini artinya mereka juga belum melakukan perekaman KTP-el, ini akan jadi perhatian KPU dan juga Dukcapil tentunya,’’pungkasnya.(Arif /Koran Harian Pagi Papua)

—————–

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here