Bandara Sentani dan AMA Siap Diaudit Uni Eropa

0
950
Kepala Bandar Udara (Kabandara) Sentani, A. Widyo Praptono. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)
Kepala Bandar Udara (Kabandara) Sentani, A. Widyo Praptono. (Irfan/ Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Bandar Udara (Bandara) Sentani dan satu maskapai yaitu PT. AMA akan diaudit Uni Eropa pada bulan Maret 2018 mendatang,sehingga akan siap memberikan informasi yang di minta tersebut.

 

“Kita akan terbuka dan memberi info yang di minta oleh tim audit,” ujar Kepala Bandar Udara (Kabandara) Sentani, A. Widyo Praptono, kepada wartawan usai menerima kunjungan PT. Garuda Indonesia Tbk, dalam rangka meninjau kesiapan dan juga memastikan Bandara Sentani dalam menyambut kedatangan Pesawat Airbus A330, di VIP Room Bandara Sentani, Sabtu (20/1/2018) siang lalu.

 

Menurut Kabandara A. Widyo, kunjungan tim audit Uni Eropa ini untuk melihat keamanan penerbangannya.

 

“Nanti di bulan Maret, kita akan mendapat kunjungan tim audit Uni Eropa. Yang mana, mereka akan melihat dari sisi safety atau keamanan penerbangannya. Jadi, mereka fokuskan adalah dari segi safety.

Kesibukan Penerbangan di Bandara Sentani (Foto Facebook Hairil)

Berdasarkan rapat dengan pak Dirjenhub pada pekan lalu, di putuskan untuk yang menjadi sasaran audit bagi airline adalah PT AMA, kemudian untuk bandaranya itu Bandara Sentani,” tuturnya.

 

Kabandara A. Widyo menambahkan, Uni Eropa menghendaki untuk mengaudit wilayah Papua. Mereka punya alasan tersendiri untuk melakukan audit.

 

“Karena sebagian besar bandara-bandara yang ada di Indonesia, persentasenya itu hampir 40 persen ada di Papua. Kita di Papua ini menjadi sampel untuk di audit, yakni PT AMA dari airline yang di audit dan Bandara Sentani di Papua yang sebagai sampel untuk di audit,” urainya.

Bandara Internasional Sentani. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

“Pokoknya nanti yang akan di butuhkan akan kita berikan dan kita juga sudah siap semua,” tegas dia.

 

Sekedar di ketahui, Uni Eropa akan menguji penerbangan di Papua dalam rangka upaya pencabutan larangan terbang (EU Ban) bagi maskapai-maskapai Indonesia ke Benua Eropa. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here