Bukan Hanya di Asmat, di Pegunungan Bintang 27 Orang Meninggal Akibat Campak dan Kekurangan Gizi

0
524

OKSIBIL (LINTAS PAPUA) – Bencana Kesehatan melanda Papua ternyata tidak hanya terjadi di Kab. Asmat, namun pada tanggal 16 Januari 2018 telah diperoleh informasi bahwa di Kampung Pedam Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegbin) telah terjadi wabah penyakit yang mengakibatkan Masyarakat meninggal sebanyak 27 org ( 4 Dewasa, 23 Balita) disebabkan wabah penyakit Campak dan kekurangan Gizi. 

 

Menanggapilaporan tersebut Dan Ramil 1702-01/Oxibil Kapten Inf Aprin Paembonan melaporkan kepada Perwira Penhubung Kodam (Pabung) Mayor Inf Ardiyansyah selanjutnya dilaksanakan konfirmasi dan dibenarkan oleh Dinas Kesehatan Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang.

Setelah memastikan kebenaran informasi tersebut Danramil segera berkoordinasi dengan Pemkab Pegunungan Bintang agar segera dibentuk tim untuk melaksanakan pengecekan ke lokasi dan melaksanakan penyelamatan kepada warga.

Pada Hari Kamis 18 jan 2018 Pkl 18.50 s.d 20.00 WIT Di Aula Koramil 1702-01/oksibil Melaks Brifing Renc pemberangkatan Tim yg dipimpin oleh Asisten 1 sekda kab.Peg Bintang yg di hadiri Oleh TIM POSKO penanggulangan bencana.

Selanjutnya Sabtu 20 Januari 2018 jam 11.00 WIT setelah mendapatkan Perintah dari Danrem 172/VWY Kolonel Inf Boni Pardede atas petunjuk dari Pangdam XVII/Cenderawasi Mayjen TNI George Elnadus Supit, tim sejumlah 12 orang terdiri: 3 orang anggota Koramil dipimpin oleh Sertu Leo Kantu, 2 Orang Dokter RSUD Kab. Pegbin, 4 orang perawat, 2 orang Ahli Gizi beserta Hubertus ( Kabid P2PL/ Ketua Tim) berangkat menuju Distrik Okbab menggunakan pesawat Pilatus.

Setelah sampai di Distrik Okbibab akan bergabung dengan anggota Koramil Okbibab sejumlah 9 orang, total anggota TNI 12 orang.

Jarak tempuh dari Oxibil (Ibu kota Kabupaten Pegubin ke Distrik Okbibab menggunakan pesawat Pilatus sekitar 25 menit, sedangkan jarak tempuh dari Distrik Okbibab ke Kampung Pendam akan ditempuh selama sekitar 1 hari jalan kaki. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here