Polda Papua Gelar Serah Terima Jabatan 7  Kapolres

382
Kapolda Papua saat memimpin pergantian pejabat Kapolres. (ISTIMEWA)
Kapolda Papua saat memimpin pergantian pejabat Kapolres. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)   – Gerbong Mutasi di tubuh Polda Papua kembali terjadi. Terhitung ada tujuh Kapolres yang bergeser yakni, Kapolres Jayapura Kota, Kapolres Jayapura, Kapolres Tolikara, Kapolres Mamberamo Tengah, Kapolres Mimika, Kapolres Mappi dan Kapolres Supiori.

 

Upacara pergantian jabatan para Kapolres tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar dengan disaksikan Wakapolda Papua,  Kombes Pol Drs. Yakobus Marjuki, para pejabat utama Polda Papua dan Bhayangkari serta PNS Polda Papua, Jumat (19/1/2018).

 

Sementara itu, tujuh Kapolres yang diserah terima jabatan ini  masing-masing, AKBP Gustav Robby Urbinas yang sebelumnya menjabat Kapolres Jayapura diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres  Jayapura Kota menggatikan AKBP Tober Sirait.

 

AKBP Viktor Dean Mackbon sebelumnya menjabat Kapolres Mimika diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Jayapura menggantikan AKBP Gustav Robby Urbinas.

AKBP Indra Hermawan sebelumnya menjabat Kapolres Tolikara diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres  Mimika. Selanjutnya Kapolres Tolikara di isi oleh AKBP Mada Indra Laksanta yang sebelumnya menjabat Advokat Madya Bidkum Polda Papua.

 

Kapolres Mappi dari AKBP Wartono digantikan oleh AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan yang sebelumnya menjabat Kasubdit Bingakkum Ditlantas Polda Papua.

 

Kapolres Mamberamo Tengah AKBP Gustaf Sebastian Funay dimutasikan sebagai Pamen Polda Papua, digantikan oleh AKBP Deni Herdiana yang sebelumnya menjabat Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Papua.

 

Kapolres Supiori dari pejabat lama AKBP Karla Yakobus digantikan dengan AKBP Sonny Marisi Nugroho dari Kasubdit IV Direskrimsus Polda Papua.

 

Kapolda Papua dalam amanatnya berpesan kepada seluruh Kapolres, terutama bagi Kapolres yang baru saja diganti untuk menyelenggarakan kepemimpinan yang transformatif dengan menyesuikan perkembangan tantangan sitkamtibmas yang terjadi dilapangan dengan sikap seorang polisi yang promoter (profesional,  modern dan terpercaya).

 

“Jadilah pemimpin yang mampu melakukan identifikasi setiap permasalahan yang terjadi serta mampu menyusun rencana aksi yabg tepat di dalam menghadapi situasi yang akan di hadapi,” tekan Kapolda.

 

Apalagi, menurutnya, di tahun 2018 ini akan dihadapkan dengan pelaksanaan Pilkada baik itu Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Pilkada Bupati dan wakil Bupati.

 

“Tentunya ini semua akan membutuhkan tingkat nilai kewaspadaan dan antisipatif  yang tingi, untuk itu saya ingatkan kembali agar para Kapolres mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana dan prasarana Polri dan Instansi terkait sebelum diterjunkan kelapangan nantinya,” harapnya.

 

Kapolda pun berharap  proses pelaksksanaan pemilukada di Papua  bisa berjalan secara Optimal dalam menyukseskan Pengamanan. “ saya berharap Polri selalu netral dalam porses pilkada. Tugas kita hanya mengamankan agar pemilukada bisa sukses,” ujarnya. (Roy/ Koran Harian Pagi Papua)