Wakil Wali Kota  Apresiasi  86 Persen Kehadiran ASN Dinkes

0
4
Wakil Wali Kota Jayapura, ditemani Kabag Humas dan Protokol Kota Jayapura, Rocky Bebena, saat melihat kondisi Puskesmas. (istimewa)
Wakil Wali Kota Jayapura, ditemani Kabag Humas dan Protokol Kota Jayapura, Rocky Bebena, saat melihat kondisi Puskesmas, beberapa wakltu sebelumnya.. (istimewa)

JAYAPURA  (LINTAS PAPUA)  – Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM mengapresiasi kehadiran Aparat Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan Kota Jayapura yang mencapai 86%, saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) dan memberikan arahan kepada ASN di kantor Dinas Kesehatan Kota Jayapura,  Kamis (18/1/2018).

“Tadi sebelum saya memberikan arahan terlebih dahulu saya mengecek absensi yang ada DinKes Kota Jayapura, dari jumlah 65 ASN yang terdata ternyata ada sembilan orang yang tidak hadir,” jelas Wakil Wali Kota di ruang kerjanya.

Ia juga mengapresiasi peningkatan yang signifikan di tahun sebelumnya dari segi absensi di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dari 40% menjadi 86%.

“Dari pengecekan absensi tadi, Dinas Kesehatan Kota Jayapura mengalami peningkatan 86 % dari tahun sebelumnya, kalau dibandingkan awal saat sidak bulan juni 2017 itu hanya 40% yang hadir dan juga masih banyak yang tidak menggunakan atribut baik berupa papan nama dan lambang Korpri tetapi saat sidak tadi sudah banyak yang memakai,” sebutnya.

Wakil Wali Kota juga menekankan kepada Bagian Administrasi Tata Usaha untuk tidak menyepelehkan kehadiran dan lebih disiplin memberikan absensi kepada ASN yang hadir, karena absensi mempunyai peranan penting menyangkut nasib seorang pegawai.

“Saat penandatanganan absen hadir ada pegawai yang datang jam 9 tulis jam 8, ada juga jam 2 sudah pulang tetapi saat tulis jam 3 pulang dan ada juga yang datang dan tanda tangan langsung pulang, dengan kasus seperti ini saya meminta kepada pegawai tanamkan kejujuran dalam daftar hadir agar tidak menimbulkan kecemburuan sesama pegawai,” pintanya.

Menurutnya, absensi sangatlah penting bagi seluruh dinas yang ada di lingkungan Kota Jayapura karena dari jumlah kehadiran yang terdata seorang pegawai bisa diberikan penghargaan atau bisa diberikan surat panggilan atau bisa saja diberhentikan dari pekerjaan menurut jumlah ketidak hadirnya. (Humas Setda Kota Jayapura)