BPBD  Jayapura  Fokus Pencegahan dan Kesiapsiagaan

0
75
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, saat ke Distrik Airu. Dengan medan yang ditempuh harus melewati arus kali Sungai Mamberamo (Istimewa)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, saat ke Distrik Airu. Dengan medan yang ditempuh harus melewati arus kali Sungai Mamberamo (Istimewa)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura fokus melakukan pengurangan risiko bencana alam seperti banjir dan longsor pada tahun 2018 ini.

 

Demikian di sampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Jayapura, Drs. Sumartono, ketika di temui wartawan harian ini di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2018) siang.

 

“Mengantisipasi bencana alam kami fokus melakukan pengurangan risiko bencana melalui sosialisasi peringatan dini bencana bagi masyarakat lewat kepala-kepala distrik maupun kepala-kepala kampung se-Kabupaten Jayapura agar tetap berhati-hati,” katanya.

 

Ditambahkan,  karena adanya cuaca yang akhir-akhir ini tidak mendukung dan juga berdasarkan informasi dari BMKG Jayapura bahwa cuaca sedang tidak bagus dan hujan diperkirakan sampai Maret 2018 nanti,” katanya.

 

Menurut dia, sosialisasi peringatan dini bencana melalui Kepala Distrik dan Kepala Kampung serta melibatkan RT dan RW, yang di fokuskan kepada daerah rawan bencana alam seperti Demta, Depapre, Raveni Rara dan Yokari.

 

“Sosialisasi ini juga melalui kepala distrik dan kepala kampung, juga akan melibatkan mitra kami yakni PMI, Tagana dan RAPI yang merupakan garda terdepan untuk membantu jika terjadi bencana alam,” ujarnya.

 

Sumartono mengakui, pihaknya juga akan melakukan penanganan darurat jika terjadi bencana alam seperti banjir dan longsor.

 

“Selain sosialisasi peringatan dini, kami juga akan melakukan program-program seperti penanganan-penanganan darurat pasca terjadinya bencana alam, yakni kita langsung turun ke lapangan,” ujarnya.

 

Di jelaskan Sumartono, untuk program pencegahan dan kesiapsiagaan itu menjadi fokus utama dari BPBD Kabupaten Jayapura di tahun 2018.

 

“Yang lebih penting lagi itu program-program pencegahan dan kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana di Kabupaten Jayapura. Kita harus selalu siap dalam menghadapi hal-hal yang tidak di inginkan,” tukasnya. (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua)