Wabup Giri : Penyusun LPPD Harus Sajikan Informasi Valid

0
324
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro. Irfan / Koran Harian Pagi Papua)
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro. Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro mengatakan, kepada para penyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) agar lebih jeli menyajikan informasi yang valid.

 

“Penyusun LPPD harus menyajikan informasi yang valid untuk pengambilan keputusan dan untuk menunjukkan Akuntabilitas Pemerintah Daerah atas sumber daya yang telah di percayakan oleh pimpinan OPD masing-masing,” kata Wabup Giri Wijayantoro kepada wartawan usai membuka Sosialisasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Kabupaten Jayapura Tahun 2018, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Senin (15/1/2018) siang.

 

 

Selain itu, Wabup Giri juga mengatakan, dalam hal penyusunan LPPD ini harus di cermati dengan baik oleh tiap-tiap pimpinan OPD. Supaya ke depan dalam setiap laporan-laporan itu tidak akan menjadi satu hambatan untuk mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

 

“Jadi, mereka sebagai penyusun LPPD di tiap-tiap OPD ini betul-betul harus mengerti apa yang di sampaikan oleh narasumber dalam kegiatan sosialisasi LPPD kali ini. Sehingga ke depan kita tidak lagi meraba-raba dalam laporan penyusunan LPPD. Tapi, informasi dan juga data-data itu betul-betul valid serta terangkum dengan benar dari bawah sebelum kita melakukan evaluasi LPPD,” katanya.

 

“Dari data yang valid ini, maka kita akan memperoleh makna asas Akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan hasilnya,” sambung Wabup Giri.

 

Untuk mengaitkan program dan kegiatan dengan tujuan atau sasaran yang akan di capai, maka harus menetapkan tujuan dan sasaran sesuai dengan tugas dan fungsi instansi pemerintah.

 

“Hal ini demi mewujudkan peran LPPD menuju penyelenggaraan Akuntabilitas pemerintah daerah,” papar Giri.

 

Untuk itu, Giri berharap, Sosialisasi Penyusunan LPPD ini harus mempunyai hasil yang dapat meningkatkan pemahaman aparatur terhadap aturan format dan tata cara penyusunan LPPD, sehingga menghasilkan LPPD yang baik sesuai dengan petunjukan teknis (Juknis) penyusunan yang telah di tentukan.

 

“Selain itu, dalam Sosialisasi LPPD ini kita akan mengetahui sejauh mana optimalisasi penyusunan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mampu menyelesaikan laporan data dukung waktu dan juga bisa meningkatkan rangking dalam memperoleh opini WTP, yang dari posisi 8 bisa naik menjadi urutan 4,” katanya. (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here