Wabup Keerom Pimpin Panen Raya Perdana Padi 47 Hektare

0
513
Ilustrasi Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, memimpin kegiatan panen raya perdana padi tahun 2018, di Kampung Jaifuri, Skanto, Keerom, Sebanyak 47 hektare sawah dipanen pada kesempatan tersebut., Rabu (10/1/2017). (Arif /Koran Harian Pagi Papua)
Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, memimpin kegiatan panen raya perdana padi tahun 2018, di Kampung Jaifuri, Skanto, Keerom, Sebanyak 47 hektare sawah dipanen pada kesempatan tersebut., Rabu (10/1/2017). (Arif /Koran Harian Pagi Papua)

 

KEEROM (LINTAS PAPUA)   –  Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, memimpin kegiatan panen raya perdana padi tahun 2018, di Kampung Jaifuri, Skanto, Keerom, Sebanyak 47 hektare sawah dipanen pada kesempatan tersebut., Rabu (10/1/2017).

Wakil Bupati Keerom, menyambut baik atas panen perdana yang dilakukan di kesempatan tersebut. ‘’Pemerintah Kabupaten Keerom, memiliki 3 sektor yang diharapkan memberikan kontribusi bagi daerah yaitu sector pertanian, perkebunan dan peternakan. Maka adanya panen perdana padi kali ini, kita harapkan akan mendukung program pemerintah Keerom sekaligus mendukung Nawacita presiden untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Keerom,’’ ujar  Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM,

Ditambahkan,  bahwa panen perdana tersebut merupakan panen lanjutan dari program cetak sawah tahun 2017 yaitu sebanyak 750 hektare sawah di seluruh Keerom.

‘’Saya kira ini bagus, karena tadi kita juga mendapat laporan bahwa panen padi sebanyak 47 hektare ini adalah awal dari keseluruhan rencana panen di Skanto dalam waktu dekat ini sebanyak 152 Hektare,’’ungkapnya.

Suasana Panen Padi oleh Wakil Bupati Keerom. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Pada kesempatan panen raya tersebut, Wabup melakukan panen bersama tamu undangan yang hadir diantaranya Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Papua, Ir. Semuel Siriwa, MSi, Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, MH, Kadis Pertanian dan Peternakan Keerom, Yudha Ansaka, dan tamu undangan lainnya.

Sementara menyangkut keluhan petani menyangkut kelangkaan pupuk, sarana prasana dan masalah alat-alat pertanian, Wabup mengemukakan, hal tersebut akan menjadi perhatian Pemkab Keerom. ‘’Seperti kita tahu, banyak sekali program dari pemerintah pusat, provinsi dan Keerom, semua ini akan kita koordinasikan dan padukan, agar ada solus terbaik untuk petani,’’pungkasnya. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here