12 Los Pasar di Arso Kota Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

0
688
Situasi Kebakaran Los Pasar di Arso Kota, Kabupaten Keerom. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)
Situasi Kebakaran Los Pasar di Arso Kota, Kabupaten Keerom. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA)Warga arso Kota, khususnya dari RT 05, RW 02, terkejut pada pagi hari pukul 04.30 wit, Rabu (10/1). Pasalnya tanpa diketahui jelas penyebabnya, tiba-tiba api telah membakar salah satu los di Pasar Arso Kota, tepatnya di sisi Barat dari jalan Trans Papua Arso kota, atau yang tepat berada di belakang pangkalan ojek Arso Kota.

Api selanjutnya menjalar dengan cepat ke los-los lain di pasar tersebut, dan hanya dalam tempo 2 jam saja, diketahui sebanyak 12 buah los kios habis terbakar berikut barang-barang yang berada di dalamnya. Termasuk 1 unit mobil minibus jenis Toyota jenis Inova ikut hangus terbakar.

Beruntung para penghuni los tersebut sempat keluar rumah menyelamatkan diri dengan membawa barang seadanya. Meski demikian, tak urung akibat peristiwa ini juga sebanyak 8 KK atau sebanyak 49 jiwa kehilangan tempat tinggalnya.

Puing – puing kebakaran , saat diberikan police line oleh kepolisian tersempat. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Sementara itu menyangkut kronologis peristiwa tersebut, salah seorang saksi mata yang juga pemilik kios Subur, Zainuddin (66 tahun) dan pemilik Kios Sumber Papua, Nurddin (67 tahun), mengemukakan mereka melihat api sudah membakar pintu depan kios milik haji Marni sekitar 04.30 WIT, diketahui rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Selanjutnya mereka berdua membangunkan pemilik kios lainnya untuk membantu menyelematkan barang-barang dan mengajak beberapa penghuni los lainnya untuk segera keluar dari rumah. Meski kemudian datang bantuan dari anggota Kotis Satgaspamtas Yonif 410/Aligoro, namun dikarenakan beberapa kios tersebut menjual bahan bakar jenis bensin maka api dengan cepat membakar kios-kios tersebut.

Warga Korban Kebakaran di Keerom. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Sementara itu, Kepala BPBD Keerom, Farel Simamora, yang ditemui di lokasi kejadian mengemukakan pihaknya atas peristiwa akan mengambil beberapa langkah bersama SKPD terkait. ‘’Sementara ini kita masih mendata para korban, diketahui ada 8 KK atau 49 jiwa kehilangan tempat tinggalnya. Adapun langkah darurat yang akan diambil diantaranya akan dibangun tenda pengungsian dan pemberian bantuan logistic untuk korban,’’ungkapnya kepada Harian Pagi Papua,  di lokasi kejadian.

Sementatra itu,  Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto, SIK, MH, mengemukakan atas kejadian tersebut, Polres Keerom tengah melakukan penyelidikan. ‘’Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan, termasuk mengambil keterangan beberapa saksi. Kebakaran ini jelasnya mengakibatkan kerugian materi berupa sebanyak 12 los/kios terbakar, satu mobil juga terbakar dan kerugian materi diperkirakan Rp. 800 juta lebih,’’ungkapnya. .(Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here