Hari Pertama Kerja, Kehadiran ASN Pemkot Capai 90 Persen

0
40
Sejumlah Kepala Distrik dan Kepala Kelurahan saat mendengar arahan Wali Kota BTM. (Eveerth Joumilena /LinitasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Dalam hasil inspeksi mendadak (sidak) Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano MM yang didampingi Wakil Walikota Rustan Saru Asisten I, serta staf ahli Kota Jayapura , kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN)  Pemerintah Kotajayapura hari pertama masuk kerja pasca libur tahun baru 2018 capai 90 persen.

Hasil sidak yang tidak mengecewakan itu, Walikota menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pimpinan Oganisasi Perangkat Daerah  (OPD) dan ASN tersebut karena dinilai mampu menjaga komitmen ASN menjadi barometer di tanah Papua.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak bagi yang sudah hadir dihari ini, komitmen-komitmen yang selama ini sudah kita bangun harus ditingkatkan lagi,” jelas BTM saat memimpin apel pagi yang dihadiri ratusan para ASN dan OPD di lapangan Walikota, Senin (8/1/2018).

Meskipun sudah dinilai positif dalam menjaga kedisplinan bekerja, namun masih ada saja para ASN yang melanggar aturan yang sudah ditentukan pimpinan.

Terbukti, dimana 10 persen ASN lainnya tidak hadir dengan alasan seribu alasan.

Menyikapi hal ini, sebagai pemimpin yang bijaksana tentunya BTM tidak diam saja.

“Bagi ASN yang tidak hadir hari ini harus diberikan sanksi, Ini taknggung jawab dari pimpinan-pimpinan OPD. Hari ini juga harus memberikan teguran tertulis pertama kepada yang bersangkutan, nama-namanya sudah ada di saya jadi tidak akan ada yang bisa menyangkal,” jelasnya.

Ditegaskannya kembali kepada pimpinan-pimpinan OPD agar laporan pertanggung jawaban segera di tuntaskan.

Selain mendapatkan surat teguran pertama, para ASN dan pimpinan-pimpinan OPD yang dinilai tidak displin itu lanjut BTM, harus hadir pada hari Selasa tepatnya pukul 07.30 WIT di lapangan apel walikota.

“Siap-siap mendapat arahan dari saya, agar mereka tau semua pekerjaan ada aturannya, tidak boleh buat aturan sendiri,” jelasnya.

BTM menambahkan, pihaknya melakukan semua ketegasan-ketegasan itu bukan semena-mena ia merasa berkuasa melainkan ia benar-benar paham tugas dan tanggung jawabnya selaku pimpinan.

“Karena seseorang pemimpin yang bijaksana harus tau dan mengenal seluruh staf-stafnya dan harus mengecek kekuatan ASN khususnya ASN Kota Jayapura,” tutupnya. (Nia / Koran Harian Pagi Papua)