Konsep Pedoman Umum PON XX 2020 Telah Selesai Dibahas

0
688
Pembahasan Konsep Pedoman Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 yang dibahas oleh Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua dengan Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat, serta staf PB PON XX, telah selesai melakukan rapat konsep pedoman umum yang berlangsung di Ruang rapat Disorda, Jawa Barat, Kompleks Sport Center Arcamanik, Bandung, Rabu, (20/12/2017) kemarin. (Geis Muguri)
Pembahasan Konsep Pedoman Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 yang dibahas oleh Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua dengan Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat, serta staf PB PON XX, telah selesai melakukan rapat konsep pedoman umum yang berlangsung di Ruang rapat Disorda, Jawa Barat, Kompleks Sport Center Arcamanik, Bandung, Rabu, (20/12/2017) kemarin. (Geis Muguri)

 

BANDUNG (LINTAS PAPUA) – Pembahasan Konsep  Pedoman Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020  yang dibahas oleh Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua dengan  Dinas Olahraga dan Pemuda  Provinsi Jawa Barat, serta staf PB PON XX, telah selesai melakukan rapat konsep pedoman umum  yang berlangsung di Ruang rapat Disorda, Jawa Barat, Kompleks Sport Center Arcamanik, Bandung,   Rabu, (20/12/2017) kemarin.

Dalam rapat yang membahas tiga hal penting yakni, Pedoman umum penyelenggaraan PON, Masterlpan pembukaan dan penutupan dan masterplan pertandingan PON 2020.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, DR. Yusuf Yambe Yabdi ST. MT., mengatakan, dari tiga hal penting itu yang lagi kita susun. “Pedoman umum penyelenggaraan PON, Masterplan pembukaan dan penutupan, serta Masterlpan pertandingan. Ini yang lagi kita menyusunnya. Jadi ini  baru konsep pedoman umum yang kita susun, jadi kita sudah melalui masterplan penyelenggaraan PON itu sudah susun. Cuma sekarang kita melakukan eksistensi dengan Jawa Barat”. Kata Yusuf, Rabu, (20/12/2017) kemarin.

Lanjut Kadisorda Papua itu, Nanti dari penyusunan ini akan keluar  rencana budgeting/anggaran dan konsep pembukaan dan penutupan serta rencana budgeting/anggaran  dan konsep pertandingan PON nanti keluarnya  seperti itu.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DR. Yusuf Yambe Yabdi ST. MT ., saat berbincang dengan Sekertaris Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat, DR.H. Dani Ramdan. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

“Rencana penganggaran ini yang nanti di bahas bersama dengan Bapeda di Pra-rencana anggaran, di bahas dengan tim anggaran pemerintah Provinsi Papua, pada Pra rencana anggaran tahun anggaran 2019, itu yang direncanakan bulan Februari 2018 sebelum memasuki pembahasan rencana anggaran. Karena waktu kita untuk pelaksanaan hanya PON 2020 hanya  tinggal tahun 2018 dan 2019,”ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat,  DR.H. Dani Ramdan mengatakan, sejak kemarin kita sudah lakukan bimbingan teknis untuk penyusunan tiga dokumen, yakni pedoman umum penyelenggaraan PON Papua, Masterplan bidang pertandingan dan masterplan bidang upacara.

“Ini merupakan dokumen dasar untuk melaksanakan kegiatan dalam tiga tahun kedepan, memang ideal lima tahun kita susun, tapi ini tidak terlambat tiga tahun cukup. Saya kira sudah cukup,” tutur H.Dani Ramdan Rabu (20/12/2017) kemarin.

Lanjutnya kalau untuk pedoman umum itu lebih ke kebijakan-kebijakan umum disetiap bidang PB PON, mulai dari sekertariat, pertandingan, kesehatan, transportasi dan lain sebagainya. Saya juga melihat ada yang sudah bisa diselesaikan, tapi ada yang masih harus diskusikan menyangkut tema, logo dan maskot. Data-data hotel yang harus detail dilokasi yang terdekat dengan venue, itu kalau untuk pedoman umum. Kalau untuk panduan setiap bidangnya relatif sudah siap.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, DR. Yusuf Yambe Yabdi ST. MT., saat berbincang – bicang dengan pegawai lainnya. (Geis Muguri)

Bidang pertandingan kita menyusunnya ada lima aspek yakni, struktur organisasi  bidang pertandingan dan pertandingan upacara strukturnya seperti apa yang akan dijalankan kemudian personilnya. Personil memang belum sampai menuju ke orang tetapi paling tidak jabatannya  berdasarkan struktur itu jabatannya sudah kita identifikasi, dimana yang membutuhkan kordinator.

Jadi nanti di Papua tinggal diisikan siapa orang yang mengisinya. Dari uraian tugas dirinci lagi ke rincian kegiatannya,  jadi setiap satu uraian tugas itu ada lima sampai enam kegiatan yang dilakukan, kegiatannya apakah harus tahun ini 2018,2019 atau 2020 itu sudah kita plot.

Anggaran kalau anggaran belum bisa kita isi saat ini, karena itu harus masuk dari pengusul namun sebagai refrensi kami sudah memberikan file anggaran yang ada di Jawa Barat, tinggal disesuaikan dengan kondisi yang ada diPapua. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here