KPP Pratama Jayapura Tetap Buka Pelayanan Normal Jelang Natal

0
391
Kepala Kantor Pajak Pelayanan Pratama Jayapura, Bayu Setiawan, saat diwawancara. (Fransisca /LintasPapua.com)
Kepala Kantor Pajak Pelayanan Pratama Jayapura, Bayu Setiawan, saat diwawancara. (Fransisca /LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –   Kepala KPP Pratama Jayapura,  Bayu Setiawan  mengatakan,  bahwa KPP Pratama Jayapura tetap membuka pelayanan normal jelang natal dan tahun baru, KPP pratama libur pada tanggal 25-26 desember 2017 dan tanggal 1 January 2018.

“Hal ini dilaksanakan guna memberikan pelayanan terbaik bagi wajib pajak melaksanakan pelaporan atau kegiatan berkaitan dengan perpajakan, agar kegiatan perpajakan tidak terkendala dengan libur hari besar,” ujar  Kepala Kantor Pajak Pelayanan  Pratama Jayapura,  Bayu Setiawan, di Jayapura, Rabu (20/12/2017).

Dijelaskan, bahwa  pelayanan Kantor  Pelayanan Pajak Pratama, sebagai instansi Vertical sesuai instruksi pimpinan kami, libur pada tanggal 25 dan 26 desember, juga tanggal 1 January 2018.

“Hal ini kenapa? Karena kita melihat animo masyarakat, biasanya akhir tahun kita lihat banyak Kegiatan bendahara mempunyai SP2 cair, untuk membuat pelayanan perpajakan misalnya membuat Code biling, biasanya di hari terakhir ini membludak,” jelasnya.

Hal ini ditambahkan, sehingga pimpinan menginstruksikan harus melayani mereka dengan baik, supaya mereka nyaman dan harus melakukan kewajiban perpajakan mereka dengan baik.

“Sabtu minggu tutup, juga tutup saat libur nasional natal 25-26 desember, tgl 27-29 desember pelayanan buka sesuai jam kantor,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pengelolaan Data dan informasi Irwan Febianto. (Fransisca /LintasPapua.com)

Sementara itu,  Kepala Seksi Pengelolaan Data dan informasi Irwan Febianto mengatakan, kalau  libur itu bukan berarti tidak boleh, tapi kondisi desember ini sangat krusial, artinya kita di tugaskan mengamankan penerimaan.

“Sampai dengan akhir tahun, memang kondisi kita kurang baik, artinya kita mengejar itu sampai akhir tahun, kita punya cara bagi pegawai yang merayakan boleh melaksanakan cuti, bagi yang tidak merayakan di harapkan atau di himbau untuk tidak melakukan cuti, jadi memberikan pelayanan dan mrngamankan penerimaan akhir tahun,” tandasnya. (Fransisca / LintasPapua.com)