Juara Pertiwi Cup 2017, Galanita Papua Kembali ke Bumi Cenderawasih

160
(http://www.tribunnews.com/superskor/2017/12/14/papua-sukses-pertahankan-gelar-juara-pertiwi-cup)
Ketua Asprov PSSI Papua, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat diwawancara. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Ketua Asprov PSSI Papua, DR. Benhur Tomi Mano, MM., mengaku sebagai bentuk  apresiasi  yang tinggi, maka tim galanita Tolikara-Papua akan dijemput dan diarak keliling  Kota Jayapura, usai menjadi juara pada Pertiwi Cup 2017.

Benhur Tomi Mano mengatakan, kami akan menjemput tim galanita Papua dan ini merupakan apresiasi kami Asprov kepada mereka, karena sudah menjadi yang terbaik diajang Pertiwi Cup 2017.

“Hari Senin saya akan menyambut Tim Galanita Papua yang juara saat mengalahkan Kalimantan Barat 2-1, di Final Pertiwi Cup 2017, kita akan sambut diBandara dan ada arak-arakan untuk mereka ke Kota Jayapura. Kita Asprov PSSI Papua sudah menjadi juara satu  U-19 tahun dan sekarang kita juara Pertiwi Cup, jadi Papua hebat,” ujar BTM belum lama ini di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (14/12/2017).

Diketahui bahwa sebelumnya tim galanita Tolikara pada ajang putaran Pertiwi Cup wilayah Papua, juga keluar sebagai juara. Rekor ini akhirnya bertahan hingga ke tingkat Nasional dan menjadi yang terbaik di ajang Pertiwi Cup 2017 musi ini.

Tim sepakbola wanita Persitoli-Papua yang menjadi Juara Pertiwi Cup 2017 di Palembang dijadwalkan tiba Senin pagi ini (18/12). Penjemputan oleh Ketua Asprov PSSI Papua diBandara Sentani jam 07:00 Wit menggunakan Batik Air.

(http://www.tribunnews.com/superskor/2017/12/14/papua-sukses-pertahankan-gelar-juara-pertiwi-cup)

Sebelumnya, sebagaimana dikutip dari tribunnews.com atau http://www.tribunnews.com/superskor/2017/12/14/papua-sukses-pertahankan-gelar-juara-pertiwi-cup , bahwa Tim Papua sukses meraih juara Women’s Football Road To Asian Games Piala Pertiwi 2017.

Kepastian ini usai Dopimina Kogoya dan kawan-kawan mengalahkan Kalimantan Barat (Kalbar) dengan skor tipis 2-1 dalam laga final di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Rabu (13/12).

Dua gol kemenangan Papua dicetak oleh Rulin Aspalek di menit ke-14 dan Yudith Herlina Sada pada menit ke-43.

Sedangkan gol hiburan Kalbar diciptakan Syenida Meryfandina pada menit ke-13. Torehan ini membuat Papua menjadi tim yang sanggup mempertahankan gelar juara yang sebelumnya diraih tahun 2014 lalu.

Pelatih Papua, Semuel Welya mengaku bersyukur atas pencapaian ini. Ia menyebut kerja keras pemain menjadi kunci sukses kemenangan timnya hari ini.

“Kami bersyukur mampu mempertahankan gelar juara. Kalbar saya rasa lawan yang kuat dan memberikan perlawanan yang baik pada hari ini. Apresiasi yang luar biasa untuk pemain dan sudah berjuang sejak awal event ini,” kata Semuel.

“Gelar ini kami persembahkan untuk keluarga, pendukung kami, dan warga Papua. Kami jelaskan bahwa Papua tak akan pernah habis menghasilkan pemain yang berkualitas. Kita semua juga berharap event Piala Pertiwi digelar rutin tiap tahun dan semoga tahun depan pesertanya bertambah banyak,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih Kalbar, Sofie Imam Faizal mengatakan bahwa anak asuhnya sudah berjuang maksimal. Ia pun menyebut Papua lebih beruntung di hari ini.

“Kita akui lawan punya kualitas bagus dan laga yang menarik ditampilkan kedua tim. Namun anak-anak Kalimantan Barat hari ini sudah bermain luar biasa. Banyak peluang yang tercipta tetatpi gagal menjadi gol,” kata Sofie Imam.

“Kami semua minta maaf kepada masyarakat Kalimantan Barat karena gagal menjadi juara. Saya rasa tim ini punya prospek yang bagus ke depannya. Beberapa pemain kami juga sangat layat nantinya bila dipanggil memperkuat Timnas Wanita Indonesia,” beber pelatih yang mengantongi lisensi B AFC ini.

Sebelum laga final ini digelar, tim Bangka Belitung meraih tempat ketiga event ini. Hal ini usai Bangka Belitung mencukur Jawa Barat 5-0 pada siang hari tadi di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang.

Untuk penghargaan pemain terbaik Women’s Football Road To Asian Games Piala Pertiwi 2017 jatuh kepada pemain Papua, Yudith Herlina Sada. Sedangkan topskor diraih pemain Bangka Belitung, Rani Mulyasari. Untuk tim fair play disabet oleh tuan rumah Sumatera Selatan.

Piala Pertiwi merupakan turnamen sepak bola wanita tertinggi di Indonesia ini sekaligus menjadi ajang tes event persiapan Indonesia menuju Asian Games 2018 dimana Palembang menjadi salah kota tuan rumah. PSSI pun menjadikan event ini sebagai ajang seleksi untuk pemain Timnas Wanita Indonesia.

Pada tahun ini, format menggunakan sistem setengah kompetisi dimana 12 tim dibagi dalam dibagi dalam empat grup. Nantinya setiap juara dan runner up grup akan mewakili grup masing-masing di ajang delapan besar. Lalu pemenang babak delapan besar lolos ke semi final. Dan dua tim pemenang semi final akan lolos ke babak final. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)