250 Pemuda Hadir Gelar Rapimda KNPI Papua

0
10

JAYAPURA (LINTAS PAPIUA)  –  Dewan pengurus daerah Komite nasional pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Papua mengadakan rapat pimpinan daerah(RAPIMDA) di ruang meeting Hotel Metastar Waena, Kamis(14/12/2017).

 

Adapun kegiatan ini dihadiri 250 orang, masing-masing daerah di diwaliki dua orang dari  seluruh KNPI di Papua. Di buka dengan doa Oleh Pdt. Yohanis Anderi S.Si, Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, membacakan deklarasi KNPI, menyanyikan mars KNPI.

 

Ketua Panitia, Renaldy  Tokoro menyampaikan, bahwa dirinya diberikan tangung jawab, mengundang semua OKB dan DPD, harapan kami kegiatan ini ber jalan sesuai amanat organisasi, kegiatan ini semuanya didanai KNPI Provinsi  Papua.

“Kita menetapkan tempat, tanggal peserta, sesuai mekanisme organisasi dengan otak bukan otot, kita bisa pulang dan yang kurang kurang jangan di bawa. Tuhan Yesus memberkati,” katanya.

Sementara itu,  Ketua Umum, Max Olua menyampaikan, Salam pemuda, bahwa kita bisa meluangkan waktu karena keperdulian kita terhadap pemuda dan RAPIM.

“Memimpin organisasi adalah amanat  tepat waktu, kita harus sukseskan kegiatan kita, mari kita ambil satu hari memberikan pembobotan untuk kesinambungan organisasi kita,” katanya.

Disampaikan,  bahwa kita bisa mengambil kesepakatan, menghitung masuk ke angota yang besar, mari kita satu pikiran, waktu, dengan totality menghasilkan rumusan yang terbaik untuk MUSDA

Senada dengan itu, Ketua DPP KNPI Pusat, Mohammad Rifai Darus mengatakan, tahun 2024 kita harus mempunyai calon president, pemuda di Papua harus mempersiapkan diri, jumlah pemuda terbanyak di Indonesia adalah ada di Papua, RAPIM sangat penting karena kita Akan mengadakan PILKADA.

“Kita KNPI harus netral aktif, logo yang kita pakai ini memiliki Hak merk, jangan khawatir, DPP internal, RAPIMDA menentukan, tanggal, tempat untuk MUSDA.

Ketua KNPI Papua, Max Olua, saat menyampaikan sambutannya. (Fransisca / LintasPapua.com)

Terkait hal ini, Perwakilan Gubernur Papua, Daud Ngabalin, menuturkan,  generasi muda Papua perlu menjaga kebersamaan, solidaritas, kekompakan, menghindari kegaduhan.

“Mari kita menyiapkan Putra Natal. Kita ber KNPI kita berasas, tidak tabrak tembok, kita jalan tidak di tabrak sesuai asas KNPI. Mari kita berdiskusi dengan kepala dingin. Saya berharap menentukan pelaksanaan MUSDA nanti pimpinan daerah menentukan 6 bulan,” katanya.

Disampaikan,  bahwa  jadi hati hati mempersiapkan angaran, kalau ada organisasi kepemudaan harus di tetap kan dalam musyawarah atau MUSDA.

“Berhati hati menentukan tempat, tanggal,peserta dan rancangan materi, sehingga bisa menentukan pemimpin kapable dalam organisasi KNPI,” katanya, saat mengakhiri dengan memukul tiba. (Fransisca  / LintasPapua.com)