Menteri PPPA Prof. Yohana Yembise Launching Kampung Enggros Jadi Ramah Anak Pertama di Papua

0
3
Suasana Kampung Enggros. Kota Jayapura (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia,  Prof Dr. Yohana Susana Yembise launching Kampung Enggros sebagai Kampung Layak Anak, Senin (11/12/2017).

“Kampug Enggros yang pertama dan kiranya dapat menjadi model yang direplikasi oleh kampung-kampung di provinsi Papua. Kampung ini juga sudah integrated dengan diresmikannya ruang bermain ramah anak, pusat informasi sahabat anak, donasi tas dan sepatu, serta 1500 kacamata, dan beasiswa Lestari Astra,” katanya dalam launching Kampung Layak Anak pada Festival Kampung Berseri Astra Ramah Anak di Kampung Enggros, Abepura, Senin (11/12/2017).

Pada kesempatan itu, Menteri memberikan bantuan yang pertama kali diberikan di Indonesia yakni satu unit speedboat untuk pelayanan ibu dan anak di Kampung Enggros. Wali Kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano, MM menyaksikan launching dan penyerahan bantuan speedboat yang dalam hal ini diminta Wali Kota diterima oleh ibu dan anaknya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof Dr. Yohana Susana Yembise, saat foto bersama para siswa dari Kampung Enggros. (Fransisca / LintasPapua.com)

“Karena mereka, ibu dan anak yang akan menggunakannya sebagai sarana utama transportasi baik untuk kepentingan darurat seperti persalinan, ataupun anak yang sakit, maka saya meminta ibu dan anaknyalah yang menerima bantuan ini dari Ibu Menteri,” katanya sembari menyaksikan penyerahan bantuan.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof Dr. Yohana Susana Yembise bersama Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., dalam suasana kegiatan. (Fransisca / LintasPapua.com)

Kunjungan Menteri sangat disambut meriah oleh warga dengan tarian selamat datang masyarakat setempat. Menurut Menteri, hingga saat ini belum ada daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat menerima penghargaan Kampung Layak Anak. Terdapat 24 indikator dalam memenuhi kriteria Kota Layak Anak (KLA), beberapa daerah di Papua sedang mengejar indikator tersebut.

 

 

Dengan terealisasikannya Coorporate Social Responsibility Astra yang di dalamnya terdapat peresmian pusat informasi sahabat anak, ruang bermain anak, beasiswa, kesehatan, dan penyerahan akta kelahiran, menjadi pendukung indikator tersebut.

 

Festival Kampung Enggros yang mengangkat tema “Festival Kampung Berseri Astra Ramah Anak” merupakan program Astra sebagai bentuk komitmen mendukung pemerintah, demi mewujudkan Program KLA yang diinsiasi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof Dr. Yohana Susana Yembise dan Astra Jayapura, saat foto bersama anak – anak sekolah. (Fransisca / LintasPapua.com)

Menurut Menteri Yohana, KLA membutuhkan kerja keras dan komitmen kepala daerah bersama OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, untuk melihat pemenuhan hak anak, tumbuh kembang anak, dan perlindungan khusus bagi anak.

 

Ia melihat kontrasnya kekerasan anak yang cukup tinggi, termasuk pernikahan anak usia dini, memperkerjakan anak di bawah umur. Hal tersebut sudah melanggar konvensi hak anak, yang perlu menjadi perhatian bersama. (Humas Setda Kota Jayapura)