Inilah Festival Kampung Berseri Ramah Anak di Kampung Enggros 2017

0
95

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Kegiatan Festival Kampung Berseri Astra merupakan suatu rangkaian Festival Kampung Berseri Ramah Anak ini diselenggarakan oleh PT. Astra Internasional. Tbk., yang merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia).

 

APSAI dipelopori oleh Lenny Rosalin, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) semenjak 2011 dan diluncurkan di tahun 2013. Kerjasama dengan Astra dimulai dari Kota Medan, Semarang, Kupang dan Enggros Papua. Juga dihadiri oleh Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM.

 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi salah satu dari 3 (tiga) Pilar Pembangunan yaitu peran dunia usaha dalam upaya pemenuhan hak anak atas pemanfaatan waktu luang, kreatifitas dan budaya, yang merupakan salah satu hak dasar anak yang harus dipenuhi oleh Negara menurut Konvensi Hak Anak (KHA).

Dalam rangkaian ini juga diselenggarakan Pusat Informasi Sahabat Anak, Pemberian 1500 kacamata, 2000 pasang sepatu dan 500 buah Tas untuk anak Enggros Papua serta  Pasar Murah Natal.

Menteri Yohana mengapresiasi, kerja keras dari semua pihak baik PT. Astra, Pemda Provinsi maupun Kota Jayapura serta seluruh elemen masyarakat yang telah mencurahkan waktu, tenaga, moril maupun materil dalam upaya mensukseskan kegiatan yang produktif dan menyenangkan bagi anak serta melibatkan partisipasi anak dalam melestarikan kebudayaan lokal.

“Tak lupa saya berharap, kegiatan seperti ini perlu dicontoh oleh perusahaan lainnya untuk membantu anak-anak Indonesia karena anak Indonesia adalah anak kita semua,” harapnya.

Ditambahkan, bahwa semua lapisan masyarakat harus bahu membahu untuk menjamin pemenuhan hak dan memastikan mereka terlindungi dari seluruh bentuk kekerasan.

“Anak Indonesia harus menjadi pribadi yang  kreatif dan produktif sehingga mampu menghadapi tantangan global yang sarat dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,”  tutup Menteri Yohana mengakhiri sambutannya.

 

Sementara itu, Kepala kampung Enggros, Orgenes meraudje mengatakan, bahwa kita patut panjatkan puji syukur hari ini bisa melalsakan kegiatan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat, sangat penting sekali dalam rangka mendorong anak di kampung kita ini untuk maju belajar, bisa terurus bisa di latih membuat kerajinan.

“Dan lebih baik dari kami orang tuanya, kami Sudah mengenal kampung ramah anak sekali tahun 2015 dan Sudah menikmati hasilnya di tahun 2017 ini,” katanya.

Disampaikan,  walaupun Kampung Enggros hanya memiliki satu PAUD saja, semua anak sekolah di darat di Jayapura dengan perjalanan 45 menit. “ Namjun saya lihat semua tetap punya semangat tinggi untuk sekolah,” tandasnya.  (Fransisca  / LintasPapua.com)