Wali Kota BTM Akui Pentingnya Peran Pers

0
2
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat foto bersama para jurnalis dalam pembukaan kegiatan tersebut. (Yulika Facebook)
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat foto bersama para jurnalis dalam pembukaan kegiatan tersebut. (Yulika Facebook)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Timur (AMSI) selenggarakan pelatihan bertajuk Jurnalistik Media Online Anti Hoax. Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM mengapresiasi kegiatan tersebut karena peran pers yang sangat berdampak di masyarakat luas.

“Saya besar karena pers, mulai dari pilkada peran pers menyebarkan informasi perkembangan pemilihan hingga saya menjadi Wali Kota periode kedua, karena pers Kota Jayapura dikenal secara nasional bahkan internasional,” katanya membuka pelatihan jurnalistik di Hotel Grand Abe, Senin 4 Desember 2017.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota berterima kasih atas peran pers yang telah memperkenalkan Kota Jayapura dari sisi prestasi, dengan total 150 penghargaan di masa kepemimpinannya. Topik media online anti hoax seiring perkembangan zaman melibatkan banyak pihak salah satunya warga atau jurnalisme warga.

Perkembangan teknologi, kata Wali Kota, membuat penyebaran informasi sangta cepat dan massive. News travel fast menjadi bagian dalam jurnalistik media online.

Ketua panitia penyelenggara Hendri Taluse mengatakan bahwa AMSI Korwil Indonesia timur ini melibatkan jurnalis dari Papua dan Papua Bawat. Dengan narasumber dari Dewan Pers Imam Wahyudi, Harun Mahmud liputan6.com, Upi Asmaradhana Ketua AMSI Korwil Indonesia Timur, Agus Perdana media Kabar Medan, dan Dasril Sahari Ketua HIPMI Papua.

“Pelatihan media online untuk jurnalis online Papua dan Papua Barat ini kiranya mampu menjadikan jurnalis menyajikan pemberitaan yang valid kepada publik, terverifikasi, dan terklarifikasi,” katanya.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf M. Aidi juga berharap media online dengan penyebaran informasi yang cepat, mampu menjalankan kaidah-kaidah jurnalisme dengan baik.

“Mengutip pemikiran Morchtar Lubis bahwa pers memiliki fungsi alat pemersatu bangsa, pers sebagai fungsi pendidikan, dan pers sebagai alat penjaga kepentingan umum yaitu bangsa dan negara,” katanya. (Humas Setda Kota Jayapura)