BKKBN Papua Ikut Kampanyekan Bahaya HIV – AIDS

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si. , saat memberikan keterangan kepada media. (Fransisca/LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Kepala Perwakilan Badan  Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si. mengatakan, bahwa pihaknya mendukung kampaye bahayanya HIV – AIDS.

“Kampanye dengan gerakan Generasi Berencana (Genre).Guna meningkatkan kualitas penduduk usia muda, memberikan informasi pentingnya mewujudkan pelaksanaan Pendewasaan Usia Perkawinan, mensosialisasikan bagaimana mencegah, melindungi diri sendiri, keluarga dan masyarakat agar terhindar dari penularan HIV dan AIDS. juga menghindari seks bebas, menghindari penyalahgunaan Narkotik dan Obat terlarang,” ujar Charles Brabar, SE, M.Si., kepada Harian Pagi Papua, Kamis (30/11).

Dikatakan, bahwa sudah menjadi  seruan BKKBN Papua untuk meningkatkan  kualitas Kesehatan dan kualitas penduduk Papua.

“Kami mendukung pencanangan satu desember adalah hari AIDS sedunia, juga meneruskan kampanye penangulangan HIV/AIDS. Kami baru saja menghadiri pertemuan tingkat nasional 14th International Inter-Ministerial Conference on Population and Development – “Sustainable cities, human mobility and international migration: A South-South Perspective and intervention needs” dari 28 hingga 29 November 2017 di Yogyakarta,” ungkapnya.

Pria asal Biak Numfor ini menjelaskan, bahwa permasalahan yang Papua hadapi sama dengan permasalahan terjadi di Africa yaitu tinggi nya tingkat penderita HIV/AIDS , permasalahan ini pernah terjadi di Papua dimana tahun 2007 sesuai data dinas Kesehatan Papua menduduki peringkat pertama jumlah penderita HIV – AIDS se – Indonesia.

Bupati Keerom Drs. Celsius Watae, MH dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, SE.M.Si bersama Duta Genre Papua. Ikut kampanyekan bahaya HIV – AIDS di Papua. (GMR)

“Seiring jalan Papua mampu menangulangi kasus HIV/AIDS ini. Dan kasus tertingi HIV – AIDS saat ini di duduki oleh jawa barat sesuai Data Komisi penangulan AIDS (KPA) 2017,” katanya.

Ditambahkan,  Pengalaman tersebut yang membuat negara Africa mempelajari penangulangan AIDS di Papua, dan mancari solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan HIV/AIDS bagi Africa.  (Fransisca /LintasPapua.com)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...