Mengenal Sosok John Wempi Wetipo : Pengabdian Anak Kampung Hekukaima (Bagian I)

John Wempi Wetipo, selaliu tampil dengan ceria dan membangun motivasi dan berkarya nyata dalam pelayanan dan kerja pemerintahan. (istimewa)

Besar di Kalangan Misionaris, Membuat JWW menjadi Sosok yang kokoh mengejar impiannya dari Hitigima hingga Denpasar Bali.

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Bertempat disebuah sebuah desa kecil di bagian selatan kota Wamena yaitu Kampung Hekukaima tanggal 15 September 1971 John Wempi Wetipo dilahirkan, Wempi Wetipo merupakan anak tunggal dari pasangan  (alm) Habel Wetipo (ayah) dan Hokolue Asso (ibu)

John merupakan anak tunggal dari bapak (alm) Habel Wetipo, ia kemudian dibaptis dengan nama Wempi, namun di kalangan keluarga ia lebih sering di panggil John, hingga nama John Wempi Wetipo melekat hingga saat ini.

Memiliki anak  tunggal memiliki alasan tersendiri bagi suku Dani, dimana pada masa itu masih terjadi perang suku sehingga memudahkan mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Biar tidak kesepian kedua orang tuanya mengangkat dua adik bagi John yaitu Bertus Asso dan Thomas Asso.

Perang suku bergejolak saat ajaran Injil masuk di lembah baliem, dimana sejumlah suku Dani yang sudah menerima Injil dibunuh dan mati syait, dan saat itu keluarga Habel Watipo yang paling dicari saat itu karena merakalah yang pertama menerima Injil di lembah baliem.

Kedua orang tua John yang saat itu bekerja sebagai petani kebun di rumah Misionaris  Dr. Myron membuat ia menghabiskan masa kecilnya di lingkungan misionaris sehingga bagi teman dan keluarga menganggap John merupakan cucu dari Dr. Myron.

Besar dikalangan misionaris membuat mental dan karakter John Wempi Wetipo tumbuh dengan baik, ia menjadi sosok yang sabar, pekerja keras dan penyayang, hal ini membuat ia disukai oleh banyak orang.

John Wempi Wetipo, kini sebagai Bupati Jayawijaya, berkomitmen untuk maju dalam percaturan politik Pemilukada Gubernur Papua 2018 dengan membawa moto Papua Cerdas. (LintasPapua.com)

Besar dikalangan misionaris ini tumbuh menjadi sosok yang sabar dan penuh kasih. Ia memulai studinya di SD YPPGI Hitigima, dimasa sekolah John merupakan anak yang pintar, hal ini terbukti dalam setiap penerimaan rapot sekilah ia selalu mendapat peringkat 1 dan 2.

Untuk mengejar mimpinya di SD YPPGI Hitigima John harus berenang menyeberangi derasnya sungai baliem yang dalam, setelah itu ia berjalan kaki sejauh 2 km hingga sampai di sekiloh tempat ia menuntut ilmu.

Setelah lulus dari SD YPPGI Hitigima John Wempi Wetipo kemudian melanjutkan di SMP negeri 2 Wamena. Setelah lulus dari SMP negeri 2 Wamena, JWW merantau ke Jayapura untuk bersekolah.

John menghabiskan masa remaja di Jayapura dengan bersekolah di SMA Katolik Taruna Darma Kotaraja Jayapura. Sebagai kader Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), selain bersekolah John juga aktif dalam kegiatan pelayanan  GKII Jemaat Bethesba Abepura.

Dengan ketekunan yang tinggi, usai lulus SMA, John memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Manado Sulawesih Selatan. Di Manado John memilih Akademik Parawisata sebagai tujuan studinya, alasanya Wamena yang penuh dengan ragam kebudayaan dan pesona alam bisa menjadi objek wisata dunia.

Usai menempu ilmu di Akademik Parawisata Manado, John kemudian pulang dan bekerja sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Hingga menempuh studi di Magister ke Universitas Udaya Denpasar Bali. (JW)

 

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...