PDI Perjuangan Papua Gagas Dompet Peduli PON XX 2020

Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Papua, Edoardus Kaize. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Dalam menyambut pagelaran PON ke XX yang akan dilaksanakan di Provinsi Papua maka partai PDI Perjuangan menggagas untuk mengadakan Dompet peduli PON XX 2020  untuk masyarakat di Provinsi Papua.

 

Hal ini di sampaikan oleh Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Papua, Edoardus Kaize,  baru baru ini di ruang kerjanya, (Jumat/24/11/2017). Menurutnya gagasan ini di lakukan untuk menunbuhkan rasa tangung jawab masyarakat untuk bersama sama kita mensukseskan jalanya PON Ke XX di tanah Papua tepatnya di Kota Jayapura.

 

” Jadi ini pikiran PDI Perjuangan yang mencoba membuka Dompet Peduli PON untuk bisa didiskusikan Kalau memang ini bisa menjadi salah satu sumbangan untuk PON ini, ya itulah yang bisa PDI Perjuangan berikan untuk ikut serta melaksanakan PON 2020 nanti.Supaya masyarakat juga dia merasa bertanggungjawab atas PON ini. Dalam sejarah, inikan baru pertama kali di Papua. Jadi siapa pun dia mau sumbang berapa, terserah tidak perlu sumbangan pakai target yang penting suka rela dan seihklasnya,” ujarnya

 

Hal ini dilakukan oleh PDI Perjuangan karena dalam pelaksaan PON Ke XX di Papua masih snagat membutuhkan dana yang besar untuk menunjang jalanya PON Apalagi anggaran yang dibutuhkan cukup besar,  sehingga tidak bisa dibebankan semua kepada APBD Provinsi maupun APBN.

 

”Ini saja kita sudah ngos-ngosan dengan membangun venue-venue di lima kabupaten ini saja, di titik pelaksanaan PON ini saja sudah cukup berat.Maka jauh-jauh hari kita berusaha supaya menrasionalisasikan anggaran-anggaran di SKPD-SKPD. Tapi bukan berarti kita melupakan, para SKPD atau masyarakat yang punya pelayanan tetapi kita rem sedikit,”ungkapnya

 

Jadi anggarannya untuk tetap ada tetapi untuk PON, karena menjadi fokus kita maka kita coba memperhatikan lebih baik lagi.

 

 

Di tegaskannya untuk Dompet peduli ini kita tidak menentukan berapa tarif uang yang yang harus di berikan oleh masyarakat ,seiklasnya saja berapapun itu tentunya sudah dapat membantu dalam  pelaksanaan PON ke XX 2020.

 

”Kita tidak tetapkan tarifnya sekian-sekian, itu tidak, bebas saja yang penting suka rela. Orang mau kasi seribu, sepuluh ribu, satu juta atau 10 juta Itu terserah, sehingga terlihat kita yang ada di Ppaua ini memberikan sumbangsih untuk pelaksanaan PON.

 

Besarannya tidak jadi ukuran, jadi berapa pun nilainya orang mau sumbang, inilah bentuk sumbangsi kita kepada PON 2020′,” kata Edo

 

 

Untuk itu,  Edo meminta agar untuk pelaksaan dompet peduli Pon XX ini dapat di atur dengan baik,sehingga apada nantinya tidak ada kesalpahaman dalam mengatur pendonasian,dan kepada pemerintah dirinya meminta agar ikut mendukung dan adapat mengambil bagian dalam pelaksana dompet peduli PON xx.

 

”Jadi harus diatur dengan baik, mungkin harus ada satu lembaga khusus yang menangani Dompet Peduli PON itu sehingga dia tidak tercecer kemana-mana. Ini mungkin juga yang harus dipikirkan oleh pemerintah dalam mendukung keikutsertaan PDIP Perjuangan dalam mendukung pelaksanaan PON 2020 di Papua,’ ‘Pinta Edo yang juga sebagai Wakil Ketua I DPR Papua ini.

 

Dirinya mencontohkan, untuk pelaksana Dompet peduli PON XX bisa di donasinkan melalui rekening, jadi semua rekening, yang nantinya dapat di sebarkan kepada masyarakat di Papua. agar dapat bersama sama memberikan sumbangsinya untuk dompet peduli PON XX salah satunya melalui berbagai media.

 

”Misalnya donasi kerjasama dengan Telkomsel, donasi dompet peduli PON. Tapi harus bisa diatur dengan  baik, bahwa setiap masyarakat yang menyumbang itu namanya harus dimunculkan.dan mediapun dapat turut membantu seperti munculkan direnning teks TVRI Papua, Jaya TV atau RRI. Biar disitu orang lihat dan dengar bahwa hari ini yang menyumbang nama-nama ini. Ini kan jadi terbuka untuk masyarakat. Karena dia sudah tau kalau dia sudah menyumbang karena namanya sudah disebut,” ungkapnya.

 

Untuk itu pihaknya juga berharap,  bukan hanya masyarakat Papua yang turut serta dalam pengumpulan donasi dompet peduliPON  melainkan pihak mitra kerja  yang selama ini berada di Papua untuk  dapat mengambil bagian.

 

”Ajakan ini juga sebenarnya juga bisa kepada yang ada di tanah Papua. Misalnya  perusahaan kepala sawit yang sudah lama suahanya berdiri  di Papua untuk ikut serta dalam membantu,Karena ada banyak perusahaan-perusahaan  yang sudah beroperasi di Papua. Misalnya disini ada perusahaan kelapa sawit, Korindo Asiki di Merauke, di Boven Diguelada perusahaan kayu. Jadi tinggal saja bagaiaman mereka ikut serta berpartisipasi sehingga kita tidak hanya mereka ambil hasilnya tetapi juga mereka memberikan kepada Papua apayang mereka bisa sumbangkan.” pungkasnya. (res)

 

 

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...