Jabatan Dirut RSUD Jayapura Tunggu Petunjuk Gubernur

0
47
Kartu Papua Sehat, ikut membantu masyarakat dalam berbagai akses pelayanan kesehatan di Provinsi Papua. (istimewa)
Kartu Papua Sehat, ikut membantu masyarakat dalam berbagai akses pelayanan kesehatan di Provinsi Papua. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Nicolaus Wenda mengatakan penunjukan pejabat untuk mengisi kekosongan jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, menunggu petunjuk dari Gubernur Lukas Enembe.

“Kami sudah laporkan melalui Asisten Bidang Umum dan Sekda Papua mengenai situasi di RSUD Jayapura”.

“Namun sampai saat ini kami masih menunggu petunjuk dari Gubernur siapakah yang nanti akan ditunjuk sebagai penggantinya,” terang dia kepada pers di Jayapura, Senin (13/11/2017) kemarin.

Menurut dia, saat ini proses pelayanan di RSUD Jayapura masih berjalan normal sepeninggal Josef Rinta selaku Direktur Utama, yang mesti menjalani proses hukum di Kabupaten Merauke. Keputusan mengenai penunjukan pejabat Pelaksana Tugas (plt) maupun Pelaksana Harian (Plh) pun belum kunjung turun dari pimpinan tertinggi.

Oleh karenanya, dia mengimbau seluruh manajemen rumah sakit untuk bersabar menunggu keputusan pimpinan.

 

“Saya harap semua pihak di RSUD tetap melaksanakan tugas seperti biasanya. Apalagi untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat, wajib untuk berjalan terus,”imbaunya.

Sebelumnya Dirut RSUD Jayapura Josef Rinta telah resmi mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klass IIA Abepura, Kota Jayapura, sejak Jumat (3/11).

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua ini terbukti terlibat kasus korupsi pengadaan souvenir kulit buaya dari APBD Kabupaten Merauke tahun anggaran 2009-2010 dengan kerugian negara senilai Rp 18 miliar, sewaktu menjabat Sekda.

Josef bakal menjalani hukum penjara 5 tahun dikurangi masa tahanan dengan denda sebesar Rp 500 juta subsidair 6 (enam) bulan pidana kurungan. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)