BKKBN Papua Gelar Kuliah Umum Demografi Pembangunan

0
4

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua bersama Koalisi Kependudukan menggelar kuliah umum  terkait perhatian penuh pada orang muda berkualitas dan  berpendidikan.

Kuliah umum bertajuk menyikapi dan memanfaatkan bonus demografi terhadap pembangunan kependudukan di tanah Papua, bertempat di gedung sosial tanah hitam, Jumat(17/11/2017).

Acara ini dihadiri 300 orang  perwakilan mahasiswa se –  Kota Jayapura, termasuk IPDN Papua, dengan pemateri DR. Sony B Harmadi, SE,ME selaku Ketua  Koalisi Indonesia Kependudukan dan Pembangunan.

 

Kepala Bidang pengendalian penduduk BKKBN Papua Sarwandi,SE, menjelaskan, bahwa pihaknya memberikan bekal kepada adik-adik mahasiswa, sehingga mmengetahui lebih dini dengan dampak yang di timbulkan pertumbuhan penduduk.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Papua, Sarwandi, SE, , saat memberikan keterangan. (Fransisca/LintasPapua.com)

“Adik-adik kita ini calon penikmat dan pelaku bonus demografi, sehingga mereka bisa meningkatkan kompetensi, keahlian, dan kemampuannya, kita punya bonus demografi di usia produktif, mereka tidak punya keahlian, mereka tidak mendapat bonus, bukan lagi keuntungan, malah mendapatkan sebuah bencana, berdampak negatif juga timbul kesenjangan sosial,” jelasnya.

Ditambahkan, dengan  kegaiatan ini memacu mahasiswa sebagai calon penikmat yang mempunyai skill unggul menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu, Ketua Umum Koalisi Indonesia Kependudukan dan Pembangunan, DR. Sony B. Harmadi, SE, ME,, mengatakan, bahwa  peran koalisi kependudukan, membangun Indonesia dalam konteks kependudukan, namun juga aspek lainnya.

“Kami mendukung pembangunan pemerintah kita, bila di dalam pembangunan sebuah negara masyarakat tidak dapat menikmati hasil pembangunan, pasti Ada yang salah dalam pembangunan kita, maka peran koalisi kependudukan adalah menjadikan penduduk central pembangunan,” katanya.

Disampaikan, bahwa “bonus demografi” adalah fenomena ketika Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk usia produktif secara signifikan.

Sementara itu, Rektor Universitas Cenderawasih,  Apolo Safanpo menuturkan, bahwa pemerintah giat mengendalikan pendidikan dan tentunya dalam pertumbuhan penduduk ada Bonus Demografi dan Bencana Demografi.

“Tujuan Pembangunan nasional adalah rakyat sejahtera, maka penduduk perlu dikendalikan, sebab bisa Bonus Demografi yakni penduduk lebih banyak dari negara lain, namun jika Sumber Daya Manusia banyak tetapi tidak mampu, maka asing bisa datang memimpin kita, demikianb juga ada Bencana Demografi,” tutur  Apolo Safanpo. (Fransisca /LintasPapua.com)