Dinkes Papua Sumbang Pembangunan Venue Cabor Gulat PON XX 2020

0
22
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes , kini dipercayakan juga sebagai PLT. RSUD Dok II Jayapura. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kepala Dinas Kesehatan Papua,  drg. Aloysius Giyai, M.Kes mengatakan, bahwa pihaknya telah menyediakan sarana pembangunan Venue Gulat di Balatkes, yang nantinya akan digunakan untuk kesiapan PON XX 2020.

 

“Tentunya sebagai tuan rumah kita menyiapkan, demikain sebagai anak asli Papua merasa terpanggil dan bertanggungjawab untuk peduli dalam mendukung pesta Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua,” ujar Aloysius Giyai, saat dikonfirmasi, Rabu (15/11).

 

Dikatakan, bahwa sesuai rencana akan diserahkan kepada Panitia Besar PON XX 2020 pada bulan Desember 2017, sehingga fasiitas venue untuk cabangh Gulat sudah bisa digunakan nantinya.

 

“Tentuya komitmen ini, karena  Dinas Kesehatan Provinsi Papua mendorong pembangunan wisma untuk tenaga kesehatan yang akan mengikuti pelatihan di Balai Pelatihan Kesehatan provinsi setempat,”” jelasnya.

Diakui, pembangunan ini juga sudah diliihat tim dari pusat dan dinyatakan layak menjadi venue yang mendukung PON XX 2020 di Papua.

 

Selain sarana Venue Cabang Gulat, Aloysius  Giyai juga menyiapkan sebidang tanah dari Dinas Kesehatan di Balatkes disekitar perbukitan di Padang Bulan, guna akan dibangun Wisma Atlet.

Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

“Kami serahkan semua kepada PB P0N untuk nantinya dapat mengurus semua, sebab itu kami hanya menyiapkan tanahnya, namun jika masih mencari kami akan siap untk membantu untuk pembangunan wisma atlet,” ungkapnya.

 

Disampaikan, bahwa nantiya  Panitia Besar (PB) PON XX tahun 2020 bangun untuk digunakan oleh para atlet yang akan  datang.

 

Aloysius berpendapat pembangunan wisma atlet itu demi penghematan uang negara yang dikeluarkan untuk membayar hotel, sedangkan gambar bangunan wisma atlet ini sudah lengkap, gedungnya sembilan lantai. Jadi kenapa tidak kita bangun Wisma Atlet, tanah sudah siap dan tidak bermasalah.

 

“Kalau PB PON tidak bisa bangun, serahkan ke kami Dinkes Papua nanti kami bangun, saya yakin dan percaya dua tahun sudah kelar,  bangunan wisma atlet ini sewaktu-waktu bisa digunakan jika ada ajang pertandingan besar di Papua yang sifatnya iven nasional bisa digunakan untuk menampung para atlet,” tandasnya. (Eveerth Joumilena)