Friday, 24 Nov 2017
Berita Provinsi Papua

Dinas Kehutanan Dorong Kesejahteraan Melalui Hasil Hutan HHBK

Kepala Dinas Kehutanan dan Konservasi Provinsi Papua, Yan Yap Ormuseray, Asisten I Setda Keerom, Sucahyo Agung dan Kepala BPHP Kementerian LH dan Kehutanan Provinsi Papua, Sutikno, bersama-sama menyalakan tungku pembakaran minyak atsiri menandai peresmiannya di Kampung Jaifury, Arso III, Keerom, kemarin. (Rif)

Kadis Kehutanan Buka Pelatihan Pemanenan dan Penyulingan Minyak Minyak Atsiri di Keerom

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Kepala Dinas Kehutanan dan Konservasi Provinsi Papua, Yan Yap Ormuseray, mengemukakan bahwa pemerintah terus berupaya untuk mendorong upaya-upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui hasil hutan bukan kayu atau yang dikenal dengan HHBK termasuk yang ada di Keerom.

Maka salah satu yang menjadi pilihannya adalan pengembangan usaha non kayu seperti budidaya lebah madu, penyulingan minyak atsiri (nilam), gaharu dan masohi serta hasil hutan non kayu lainnya.

 

‘’Sudah banyak contoh di daerah lain di Papua berhasil dengan HHBK, maka kali ini untuk pengembangan penyulingan minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomis tinggi dipilih Keerom menjadi pilot project,’’ungkapnya kepada wartawan usai membuka kegiatan Pelatihan Pemanenan dan Penyulingan Minyak Minyak Atsiri di Kampung Jaifury, Distrik Skanto, Keerom, pada Senin (13/11/2017) kemarin.

Ditambahkan, bahwa dengan pembangunan dua ketel penyulingan minyak atsiri di Jaifury diharapkan lahan tanaman atsiri di sekitar lokasi bisa minimal 48 hektare.

Baca Juga :  PLN dan Telkom Diharapkan Dukung Penerapan E- Planning

 

‘’Kenapa harus jumlah segitu karena ketel ini harus berproduksi secara continue, satu ketel minimal membutuhkan 24 hektare, hasil satu ketel adalah 17 kg, harga 1 kg minyak atsiri minimal Rp. 250 ribu, maka ini adalah potensi yang harus diambil masyarakat,’’lanjutnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Keerom, Sucahyo Agung DA, SIP, MSi, yang mewakili Bupati Keerom, mengemukakan berterimakasih atas program Dinas Kehutanan di Keerom dan menyatakan Pemkab Keerom siap mendukung program tersebut bisa berjalan baik di Keerom. ‘’Ini program yang baik untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dan sejalan dengan visi dan misi Pemkab Keerom serta RPJMD Keerom,’’pesannya.

Sedangkan Kepala BPHP Kementerian LH dan Kehutanan Provinsi Papua, Sutikno, mengemukakan siap untuk memberikan pelatihan dan ilmu kepada kelompok tani hutan yang dipersiapkan untuk mengelola penyulingan minyak atsiri di tempat tersebut.

‘’Apalagi potensi SDA dan manusia di Keerom ini sangat baik maka ini menjadikan kita semangat untuk mencapai hasil yang baik di Keerom ini,’’ ujarnya.

Di penghujung kegiatan, Kadinas dan rombongan melakukan penyalaan tungku pembakaran ketel penyulingan minyak atsiri serta melihat pengoperasiannya, juga meninjau penyemaian tanaman atsiri serta budidaya tanaman atsiri di sekitar lokasi penyulingan.

Baca Juga :  Diskominfo Papua Ajak Mahasiswa Gunakan Internet Secara Positif

Hadir juga pada kesempatan kegiatan tersebut, Plt. Kepala Kantor KPHP (Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi) Unit XXIX, Ir Obed Bitti MSi, Kadistrik Skanto, Kepala Kampung Jaifuri, dan kelompok tani binaan BPHP, serta tamu undangan lainnya. (Rif / Koran Harian Pagi Papua)