Friday, 24 Nov 2017
Pendidikan

50 Guru SD se – Kota Jayapura Ikut Penyuluhan Bahasa Indonesia

Kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia guru SD se – Kota Jayapura di Balai Bahasa Papua di Waena. (Fransisca /LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Lima puluh orang guru mengikuti kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia guru SD sekota Jayapura, yang akan di bimbing langsung oleh penyuluh bahasa dari Balai Bahasa, selama tiga hari mulai tanggal 14-16 November 2017,bertempat di Balai Bahasa Papua Jayapura, kegiatan ini terselengara atas kerjasama Balai Bahasa Papua dan Kepala bidang pendidikan menengah dan kejuruan, Selasa (14/11/2017).

 

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dan Kejuruan Kota Jayapura, Nurhadi, S.Pd, M.Pd., mengatakan, bahwa penyuluhan bahasa Indonesia ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pemakaian bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun secara tertulis, yang sejalan dengan upaya pembakuan bahasa lndonesia.

“Kita, Masyarakat pemakai bahasa, terutama para tenaga pendidik dalam tugas sehari-hari selalu berkomunikasi resmi dalam bahasa tulis, baik dalam korespondensi maupun pelaporan kegiatan dan bahkan dalam kegiatan pembelajaran,” ujar Nurhadi, saat dikonfirmasi, Selasa (14/11/2017).

 

Dikatakan,  sudah sepatutnya para tenaga pendidik dengan berbagai upaya menambah pengetahuan dan keterampilannya dalam berbahasa Indonesia. Pengetahuan yang baik tentang pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar tentu akan memudahkan tenaga pendidik untuk melakukan tugas kependidikan dengan tepat, baik, dan lugas.

Baca Juga :  Pemprov Papua  dan  Kabupaten TTS Kerjasama Datangkan Ratusan Guru Kontrak

 

“Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan yang pertama, agar peserta dapat meningkatkan kemahiran dan ketrampilannya dalam berbahasa Indonesia, baik dalam ragam lisan maupun ragam tulis,” jelasnya.

Suasana Penerima Sertifikat kegiatan penyuluhan. (Fransisca / LintasPapua.com)

Diakui, bahwa tujuan yang kedua agar peserta lebih mengenal dan memahami kaidah bahasa indonesia serta dapat menerapkan berbagai pengetahuan dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan tempat bekerja.

 

“Dan yang ketiga. peserta dapat meningkatkan kemampuannya terhadap bahasa indonesia secara baik dan benar serta mempunyai sikap positifterhadap bahasa Indonesia,” tandasnya. (Fransisca / LintasPapua.com )