Friday, 24 Nov 2017
Berita Port Numbay

Sebanyak 1.857 Warga OTK Hidup Tanpa Gunakan KTP -el

Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli bersama warga Kelurahan Awiyo. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Jumlah penduduk Kota Jayapura saat ini telah mencapai angka 417 ribu jiwa, dan meningkat tiap tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan SIpil (Dispendukcapil) tak henti-hentinya melakukan operasi yustisi dan non yustisi Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dalam rangka menertibkan warga yang tidak memiliki kartu identitas jelas.

Adapun data hasil operasi non yustisi atau operasi penertiban penduduk yang belum melakukan perekaman KTP-el di Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura, yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kota Jayapura pada (4/11/2017) pekan lalu, mendapat hasil banyak sebanyak 1.857 orang tak dikenal yang saat ini berdomisili di Rukun Warga 01 hingga 16, dari 17 RW yang terdapat di Kelurahan Awiyo tanpa memiliki kartu identitas diri yang jelas.

 

Ilustrasi KTP Elektronik (istimewa)

Untuk itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM menegaskan semua Lurah maupun ketua-ketua RT/RW harus mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Saya minta semua warga di tingkat RT/RW harus didata secara lengkap dan tertib guna mengatasi permasalahan-permasalahan yang marak terjadi di Kota Jayapura.

Baca Juga :  Dari 14 Kampung, Hanya Yoka Bisa Terima Dana Desa Tahap Kedua

Hal tersebut dipaparkan Rustan saat ditemui di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (8/11/2017) kemarin.

Menurutnya, pendataan kepemilikan kartu identitas bagi warga ini sangat penting di lakukan, dalam rangka banyaknya permasalahan yang terjadi seperti kriminalitas, musibah kebakaran, ada warga yang masuk tanpa memiliki kartu identitas diri bahkan ada juga yang memiliki kartu identitas lainnya yang bukan KTP-el, sehingga hal tersebut menjadi perhatian Pemkot Jayapura.

Oleh sebab itu, Rustan meminta, agar ketua RT/RW untuk tak bosan-bosannya mengingatkan warganya untuk segera melakukan perekaman KTP-el jika ada warganya yang kedapatan belumm melakukan perekaman.

Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli, saat diwawancara di Kantor Walikota. (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

Sementara itu, berdasarkan data hasil operasi non yustisi di 17 RW, Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli melaporkan, saat operasi di lakukan ada sebanyak 131 orang di Kelurahan Awiyo yang melakukan perekaman di tempat. Sedangkan 234 orang belum melakukan perekaman.

Lanjutnya, yang memiliki data ganda sebanyak 132 orang, meninggal dunia berjumlah 64 orang, warga yang pindah keluar daerah sebanyak 779 orang, pindah dalam kota ada sebanyak 605 orang dan tak di kenal sebanyak 1.857 orang.

Baca Juga :  Pemkot dan DPRD Kota Jayapura Paripurnakan 13 Raperda Baru

Menurutnya, dari data tersebut pihaknya akan segera melakukan penertiban penduduk, misalnya dengan mencetak Kartu Keluarga (KK) baru bagi keluarga yang salah satu anggota keluarganya telah meninggal dan juga bagi warga yang memiliki data ganda. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)