49 Tim GIDI, Kingmi dan Baptis Ramaikan Turnamen Volly dan Futsal

63
Ketua PB PON XX 2020, DR. Yunus Wonda MH saat menendang bola. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)
Ketua PB PON XX 2020, DR. Yunus Wonda MH saat menendang bola. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Dalam rangka menyambut hari lahir sang juru selamat Yesus Kristus sang putra Natal tahun 2017, sebanyak 49 Tim turut serta meramaikan turnamen Bola Volly dan Futsal yang di selenggarakan oleh Pemuda Segi Tiga  Gereja, GIDI, Kingmi dan Baptis.

Ketua Panitia,  Miles Wonda mengaku dari turnamen yang di lakukan ini  diikuti oleh 49 tim yang terdiri dari tim futsal Putra 26 tim, Putra 9 tim, sedang untuk Bola Volly 10 tim putra dan 9 putri.

“Kami berikan apresiasi kepada pemuda Gidi, Kingmi dan Baptis , yang sudah punya pemikiran untuk mempersatukan pemud dalam rangka memelihara persaudaraan di antara kita. Selama ini mungkin kurang ada kebersamaan, tetapi sekarang dengan kegiatan ni kita bisa menjadi satu kembali. Kita juga berterimkasih kepada teman-teman yang sudah daftar untuk meramaikan turnamen Pemuda Segi Tiga Bola Volliy dan Futsal, putra/putriyang di ikuti oleh 49 tim. Kami mengucapkan banyak terimkasih juga kepada Ketua Harian PB Pekan Olahraga Nasionla (PON) ke-XX tahun 2020 Bapak Yunus Wonda yang sudah turut membantu kami panitia dana 30 juta untuk turnamen Futsal dan Bola Volly,  ” kata Miles Wonda di lapangan futsal Dinas Otonom Kotaraja  Jumat (10/11) kemarin.

Dirinya juga berterimkasih kepada semua senior-senior pemuda gereja yang sudah berkontribusi untuk mereka bisa melaksanakan turnamen ini.

 

Sementara itu Ketua PB PON ke-XX tahun 2020,  Papua Yunus Wonda, mengatakan saya melihat ini sesuatu hal yang sangat positif dari  pemuda ,Gidi, Kingmi dan Baptis Papua di mana bisa menyatuhkan mereka untuk bersatu untuk pujian dan penyembahan di mana persahabatan menjadi satu ikatan dalam Rohani, serta menjaga kebersamaan pemuda di tingkat Gidi, Kingmi dan Baptis.

“Kami harap kedepan bukan hanya gereka Gidi, Kingmi dan Baptis, tetapi seleuruh dedominasi gereja yang ada di Tanah Papua. Pemuda gereja harus menjadi satu untuk satu tujuan, tidak ada tujuan. Tidak ada bersatu untuk kepentingan politik dan lainnya, tetapi bersatu untuk  satu tujuan, bersatu untuk pujian dan penyembahan kepada Tuhan,” ungkap Yunus Wonda, yang juga adalah Ketua DPRP Papua, kepada pers Jumat (10/11/2017) kemarin.

“Kami melihat bahwa tiga gereja ini sudah punya komitmen untuk membangun kebersamaan, kami harapkan pemuda dari dedominasi gereja yang lain lagi untuk bersatu, supaya kita bis membangkitan komitmen kembali Rohani pemuda gereja,” katanya.

“Janga terpevah karena politik, politik ini benar-benar menghancurkan, kebersamaan, persahabatan serta kekeluargaan. Kita mau bahwa sesungguhnya ini terbawa sampai di sana, kami agar pemuda lebih banyak berinovasi kepada hal-hal yang positif, jangan sampai kepada hal-hal yang negatif. Tapi kami lihat melallui iven atau turnamen olahraga seperti ini, pemuda bisa saling menjjaga dan mereka bisa berperan untuk bagaimana bisa membatasi miras dan hal-hal lainnya,” pintahnya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)