Polres Jayapura Musnahkan 4 Kg Ganja Milik Warga PNG

0
44
Cannabis, yang dikenal sebagai ganja dalam bentuk herbal, adalah produk psikoaktif dari tanaman Cannabis sativ. (ISTIMEWA)
Ilustrasi Lokasi Ladang Ganja di Wilayah Perbatasan RI – PNG (LintasPapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Polres Jayapura melalui Satuan Reserse narkoba musnahkan Narkoba dengan membakar 4.250,56 gram Ganja sitaan dari tiga orang tersangka pembawanya yang merupakan warga negara Papua New Guinea (PNG).

Pemusnahan tersebut  dilakukan bersama-sama dan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Jayapura, AKP Roberth Hitipeuw, SH, MH, mewakili Kapolres Jayapura, AKBP Gustav R. Urbinas, SH, S.IK, juga dihadiri Kabag Sumda AKP Mansyur, Kasat Narkoba Iptu Gondam P, S.IK, dengan dua orang perwakilan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua yakni Madya Yafeth Bonai, SH, MH, dan Madya Jane Sabatris Waromi, SH, di Halaman Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Kamis (9/11) kemarin.

Kabag Ops Polres Jayapura, AKP Roberth Hitipeuw, S.H, M.H, didampingi Kabag Sumda, AKP Mansyur dan Kasat Narkoba Iptu Gondam P, S.IK, usai pemusnahan tersebut menjelaskan, pemusnahan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 tahun 1997 tentang Psikotropika, penyidik dapat melakukan pemusnahan barang bukti (BB) setelah mendapat izin penetapan status sitaan terhadap barang bukti Narkotika dari Kejaksaan Tinggi.

Dikatakannya, barang bukti yang dimusnahkan ini hanya semata-mata untuk pengamanan, karena wilyah Polres Jayapura banyak mendapatkan barang bukti dari hasil razia. Karena keterbatasan tempat dan kerawanan-kerawanan yang timbul dari penyimpanan, maka dilakukan pengamanan dengan cara melakukan pemusnahan.

Semua barang bukti, sambung AKP Roberth Hitipeuw, disita dari seorang tersangka yang merupakan warga negara Papua New Guinea (PNG), ketika patroli dari Tim Elang Polres Jayapura yang melakukan razia di wilayah Batas Kota antara Kabupaten/Kota Jayapura pada Sabtu dinihari, tanggal 7 Oktober 2017 lalu sekitar pukul 01.00 WIT itu berhasil menangkap pelaku berinisial TS (33) warga negara PNG yang membawa 30 paket plastik ukuran besar dan 2 plastik ukuran kecil.

“Usai menangkap pelaku TS, tim Elang bersama Satuan Reserse Narkoba dan anggota Piket Fungsi Polres Jayapura kembali melakukan pengembangan di wilayah Pos VII Atas Sentani, sehingga berhasil mengamankan dua orang tersangka lainnya, yakni BI (18) dan BM (24) yang juga warga negara PNG,” bebernya.

“Berikut rinciannya, yakni tersangka TS (33) dengan barang bukti 1.330,94 gram, Ganja, kemudia terangka BI (18) dengan barang bukti 1.145,82 gram dan tersangka BM (24) dengan barang bukti 1.773,8 gram. Jadi, jumlah keseluruhannya 4.250,56 gram Ganja dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam sebuah drum lalu dibakar,” ujarnya.

“Ya, hari ini (kemarin) kita telah melakanakan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Ganja yang kurang lebih seberat 4 kilogram, terdapat tiga orang tersangka yang kesemuanya berwrga negara PNG. Sedangkan untuk proses para tersangka hingga saat ini masih dalam proses penyidikan guna melengkapi berkas-berkas, dan kita pastikan minggu depan sudah bisa tahap 1 (satu),” terangnya.

 

Selain itu, Kabag Ops AKP Roberth Hitipeuw menambahkan, untuk pasal yang disangkakan ke para tersangka itu berbeda-beda, pasal yang disangkakan kepada tersangka BI adalah pasal 111 ayat (2) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf (a) dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sedangkan tersangka TS (33) dan BM (24) kita jerat dengan Pasal 111 ayat (2) dengan pidana penjara seumur hidup atau pidan penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 20 tahun, tegas Roberth Hitipeuw diakhir wawancaranya. (Irf / Koran Harian Pagi Papua)