Friday, 24 Nov 2017
Berita Provinsi Papua Pendidikan

Dies Natalis Uncen ke – 55, Digelar Seminar Nasional Pembangunan Papua

Ketua Panitia Seminal Nasional Uncen, Elisabeth Veronika Wambrauw, ST, MT, Ph.D., saat berada di auditorium Uncen Abepura. (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA ) – Dies Natalis ke  – 55 tahun Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura melalui Tim Pasca Sarjana dan Bappeda Pemerintah Provinsi Papua akan menyelenggaran Seminar Nasional Pembangunan Papua  dan Seminar Internal Pembangunan Pendidikan di Kampus Uncen serta kegiatan berbagai poster mahasiswa di Kampus.

 

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Seminal Nasional Uncen, Elisabeth Veronika Wambrauw,ST, MT, Ph.D.,  sekaligus menjelaskan, bahwa pada tanggal 8 November 2017 dilaksanakan Seminar Internal Membangun Uncen menghadirkan tiga pembicara utama, Prof. Bambang Laksono dari Ujniversitas Indonesia, Yohanis Mandik dari FKIP Uncen dan Rektor Uncen, Apolo Safanpo.

 

“Selain seminar internal di Kampus Uncen, juga akan digelar Seminar Pembangunan Papua, yang menghadirkan pembicara dari Pemerintah Pusat, bahkan beberapa menteri diundang serta para bupati dan kepala Bappeda kabupaten / kota,” ujar  Elisabeth Veronika Wambrauw, saat dikonfirmasi, Kamis (9/11)

Ketua Jurusan Perencanaan Wilayah Kota Fakultas Teknik Uncen ini menambahkan, bahwa untuk kegiatan tanggal 14 – 15 nantinya  akan menghadirkan sejumlah menteri Indonesia tampil sebagai pembicara, tentuya hal ini penting untuk memaparkan kebijakan yang bisa dilaksanakan di Papua sehingga pembangunan menjadi lebih bagus.

“Talk show tersebut akan di hadiri kurang lebih 400 peserta diantaranya seluruh SKPD di Papua, Bupati dan Bappeda seluruh Papua,  dan juga pembicara berskala nasional, sehingga bisa melihat pembangunan seluruh Papua dan sejumlah pihak terkait Papua untuk berdiskusi melihat dan mengevaluasi pembangunan.,” kata Perempuan Asal Biak Numfor ini.

Baca Juga :  Tanpa Boaz Solossa dan Ian Kabes, Persipura Siap  Hadapi Sriwijaya FC

Dirinya berharap, adanya ide-ide yang kritis demi pembanguanan Papua,  dan pada hari pelaksaan kegiatan, kata Elisabeth, akan di bagi menjadi 11 bidang pokok pembangunan, diantaranya seminar pendidikan dan infstruktur.

 

“Beberapa kelompok ini untuk diskusi atas hasil ide pelaksanaan yang dilakukan pada hari pertama. Hasilnya diberikan rumusan Pemerintah Daerah sehingga memberikan hasil yang maksimal untuk pembangunan Papua, sebab pada bagian akhir, nantinya semua saran dan masukan dalam seminar akan menjadi rekomendasi  – rekomendasi pengting untuk pemerintah daerah,”kata Elisabeth mengakhiri pembicaraan.

Rektor Uncen saat membawakan materi dalam seminar Ilmiah Internal Kampus Uncen. (Eveerth Joumilena)

Sebelumnya Rektor Uncen Jayapura, DR. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT., menjelaskan, bahwa pentingnya dosen – dosen mendorong kemajuan pendidikan dan benar – benar melibatkan mahasiswa dalam setiap program belajar.

“Uncen sempat mencapai masa kejayaan, namun kini banyak masalah internal, dan kini Universitas Cenderawasih berada dalam tantangan Global, sehingga perlu mendorong memacu semangat,” katanya.

Dijelaskan, bahwa  perguruan Tinggi capai terpenting  bagaimana alumni Universitas adalah orang yang percaya diri, misalnya di Singapura selalu percaya diri, sehingga percaya diri penting.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Didesak  Terbitkan SK Pelantikan Anggota MRP

“Yang kedua adaah bagaimana Kampus menjadi mahasiswa belajar sendiri dan bukan hanya, Yang ketiga adalah alumni harus berkontribusi dan menghidupkan kampus, serta yang keempat adalah warga negara yang saling peduli dengan kampus,” jelasnya.

Apolo Safanpo yang sebelumnya menjabat sebagai dekan Fakultas Teknik ini menjelaskan, bahwa hal diatas menjadi handalan di Singapura, sehigga hal ini penting menjadi contoh untuk kita.

Elisabeth Veronika Wambrauw, saat memberikan keterangan pers. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Persoalan lain adalah bantuan pemerintah untuk masalah pendidikan, sehingga memang sangat susah dengan dukungan yang kurang, sehingga tidak bisa melahirkan inovasi baru, padahal mereka menyebut Perguruan Tiinggi adalah agent of education atau agen pendidikan dan pusat perubahan ekonomi dan lainnya,” tandasnya.  #Selamat Ulang Tahun Uncen ke 55 Tahun, Terus Berkarya Membangun SDM Papua dan Dicintai Masyarakat Papua. (Eveerth Joumilena)