Bupati dan Walikota se – Papua Dihimbau Berlomba Jemput Investor

0
3
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua, John Way. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua, John Way. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua diimbau berlomba-lomba menjemput investor, guna meningkatkan investasi di masing-masing wilayahnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua,  John Way mengatakan, kepada bupati dan walikota untuk mempercepat pembangunan infrastruktur daerah serta gencar melakukan promosi.

“Manfaatkanlah teknologi yang ada untuk menarik investor. Dengan demikian, kita harap investasi bisa masuk secara besar-besaran di kabupaten dan kota,” terangnya di Jayapura, Kamis (9/11) kemarin.

Dia mengatakan saat ini masalah infrastruktur, keamanan dan lahan, masih menjadi kendala bagi investor untuk berinvestasi di Papua. Disamping itu, minimnya promosi dari masing-masing Daerah juga menjadi kendala.

Kendati begitu, tren investasi di Papua setiap tahunnya dari penilaian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu terus meningkat. Dimana dinas tersebut mencatat hingga November 2017, sudah sebanyak 233 perusahaan yang beroperasi di Papua. Sedangkan 70 persen diantaranya berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA).

Senada disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musa’ad. Meski begitu, ia menilai kondisi Papua saat ini diyakini belum cukup menjual dan mampu menarik minat investor dari luar negeri.

Keindahan Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena/ Koran Harian Pagi Papua)

Oleh karena itu, dia berharap pemerintah kabupaten dan kota perlu terus menggenjot pembangunan infrastruktur untuk menarik minat investor dalam maupun luar negeri. “Sebab tanpa prakarsa dan upaya dari pemerintah kabupaten dan kota, niat untuk mengundang investor menanamkan modalnya ke Papua dipastikan sulit dicapai,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH., meminta kepada  instansi terkait untuk mengembangkan komoditi yang ada untuk diekspor ke luar negeri. Hal demikian juga bertujuan mengundang investor agar mau berinvestasi dan menanamkan modalnya ke Papua.

“Ada banyak potensi yang bisa dijual ke investor, diantaranya rumput laut ini. Selain itu bisa ekspor ikan karena Papua memiliki kekayaan alam laut yang melimpah,” tuturnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)