Pemkot dan DPRD Kota Jayapura Paripurnakan 13 Raperda Baru

0
59
Wali Kota Jayapura saat membawakan sambutannya pada acara sidang tersebut. (Fransisca/LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  – Pimpinan DPRD Kota Jayapura, Timbul Sipahutar, SH.,  mengatakan,  bahwa  tujuan dan maksud pembentukan peraturan daerah adalah sebagai dasar hukum dan pedoman bagi pemerintah daerah dan para pihak yang terkait dalam penyelenggaraan pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.

 

“Pada masa persidangan ke III  ini, legislatif dan eksekutif telah melaksanakan proses pembentukan peraturan daerah Kota Jayapura sebanyak 13 (tiga belas) rancangan peraturan daerah yang merupakan hak inisiatif dewan dan usulan eksekutif,”  ujar  Timbul Sipahutar, SH., dalam sambutannya saat Pembukaan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, masa Persidangan III Tahun 2017 dengan agenda pembahasan rancangan peraturan daerah Kota Jayapura, di Ruang Sidang DPRD Kota Jayapura, Kamis (2/11/2017)

 

Dijelaskan, bahwa yang menjadi Raperda inisiatif dewan  adalah  Raperda tentang penggunaan kantong plastik ramah lingkungan,  Raperda tentang penataan aksesori.

Raperda tentang tata kelola tanah ulayat dan wilayah ulayat dan  Raperda tentang penataan bangunan dan lingkungan di Kota Jayapura,  Raperda tentang pembentukan badan usaha milik daerah;

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat diwawancara usai sidang tentang pembahasan Raperda. (Fransisca /LintasPapua.com)

Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan kebersihan; dan raperda tentang penyelenggaraan penyiaran televisi melalui kabel.

 

Sementara itu yang menjadi Raperda usulan eksekutif ADAAH Raperda tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah dan Kota Jayapura tahun 2018-2022; 2. raperda tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh

Raperda tentang pelestarian, pengelolaan dan pengembangan pangan lokal dan  Raperda kebuakan percepatan penganeka ragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

 

Raperda tentang perubahan ketiga atas peraturan daerah kota jayapura nomor 2 tahun 2014 tentang retribusi jasa umum; dan Raperda tentang kawasan tanpa ludah pinang.

 

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, DR, Drs. Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, bahwa pada kesempatan yang berbahagia ini, dirinya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara wakil ketua dewan bersama segenap anggota dewan perwakilan rakyat daerah Kota Jayapura yang telah melakukan fungsi legislasi dengan menggunakan hak inisitif mengajukan 7 (tujuh) Raperda.

Wali Kota Jayapura saat menyerahkan dokumen Raperda kepada legislatof yang diterima pimpinan DPRD Kota Jayapura. (Fransisca/LintasPapua.com)

Raperda tentang penggunaan kantong plastik ramah lingkungan dan  Raperda tentang penataan asesoris, Raperda tentang tata kelola ulayat dan wilayah ulayat, Raperda tentang penataan bangunan;, Raperda tentang pembentukan badan usaha milik daerah;

“Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan kebersihan, Raperda tentang penyelenggaraan penyiaran televisi melalui kabel,” katanya.

 

Diakui, selanjutnya saya serahkan 6 (enam) rancangan perda usulan eksekutif kepada sidang dewan yang terhormat untuk diadakan pembahasan dan fersetujuan untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah kota jayapura.

 

“Akhirnya saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan dewan untuk menerima materi rancangan peraturan daerah dalam sidang dewan yang terhormat ini,” tandasnya. “Hen Tecahi Yo Onomi T’mar Ni Hanased” (Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan). (Fransisca /LintasPapua.com)